Pengamanan Ketat, Final Purwodadi Cup III di Sragi Berjalan Aman dan Lancar

Pekalongan – Suluhnusantara.News – Polres Pekalongan – Polda Jateng – Ratusan personel dari Polres Pekalongan bersama TNI melaksanakan pengamanan ketat dalam laga Grand Final Turnamen Sepak Bola Purwodadi Cup III Tahun 2026 yang digelar di lapangan Desa Purwodadi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Minggu (3/5/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pekalongan AKP Guno Trihandoyo, S.T., M.H., dengan melibatkan anggota Polres Pekalongan yang telah tersprin serta personel dari Kodim 0710/Pekalongan sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Laga puncak mempertemukan dua tim kuat, yakni BRJ FC Gintung melawan Bintang Sembilan Botekan. Pertandingan berlangsung sengit dengan durasi 70 menit (2 x 35 menit). Bintang Sembilan Botekan berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan BRJ FC Gintung dengan skor 2-1.

Turnamen Purwodadi Cup III Tahun 2026 sendiri diikuti oleh 32 tim dan telah berlangsung sejak 1 April hingga 3 Mei 2026.

Berdasarkan hasil akhir turnamen, Bintang Sembilan Botekan berhasil meraih Juara 1, sementara Juara 2 diraih BRJ FC Gintung. Untuk Juara 3 bersama diraih oleh Tim Girang Sakti Arjosari dan Tim ABG Samong.

Selain itu, penghargaan Top Skor diraih oleh Johan Yoga dari tim Girang Sakti Arjosari . Sedangkan gelar Pemain Terbaik diberikan kepada Sandi Elang dari Bintang Sembilan Botekan.

Diperkirakan sekitar 5.000 penonton memadati lokasi pertandingan untuk menyaksikan laga final tersebut.

Kabag Ops AKP Guno menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.

“Kami menurunkan ratusan personel Polres Pekalongan yang didukung oleh rekan-rekan TNI untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Grand Final Purwodadi Cup III ini. Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, pertandingan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, pemain, serta masyarakat yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama berlangsungnya turnamen hingga babak final. ( Ari )