Musi Rawas – SN.News // Suasana penuh haru bercampur kebahagiaan menyelimuti prosesi pelepasan siswa-siswi kelas XII Angkatan ke-15 Tahun 2026 di SMA Negeri 2 Muara Kelingi. Sebanyak 68 siswa resmi menyandang status calon alumni setelah menuntaskan pendidikan selama tiga tahun di bangku SMA.

Sejak awal acara, nuansa kebanggaan begitu terasa. Para siswa tampil rapi mengenakan toga, berjalan dengan penuh percaya diri menuju panggung. Sementara itu, para orang tua yang hadir tampak tak kuasa menahan haru saat menyaksikan putra-putri mereka mencapai momen bersejarah tersebut.
Kepala SMAN 2 Muara Kelingi, Awalsih, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan.

“Perjalanan kalian tidak berhenti di sini. Jadilah pribadi yang tangguh, terus belajar, dan jangan pernah takut menghadapi masa depan,” pesannya.
Prosesi inti berupa pengalungan medali dan penyerahan sertifikat kelulusan menjadi momen paling mengesankan. Beberapa siswa terlihat menitikkan air mata haru saat menerima penghargaan, disambut tepuk tangan bangga dari para orang tua.

Acara semakin semarak dengan berbagai penampilan seni dari siswa, mulai dari tari tradisional hingga atraksi pencak silat yang menunjukkan bakat dan potensi generasi muda sekolah tersebut.
Tak ketinggalan, penampilan komedi yang menghibur sukses mencairkan suasana dan mengundang gelak tawa hadirin.Selain itu, pihak sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka di bidang akademik maupun non-akademik.

Salah satu siswa mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada para guru. “Kami tidak akan sampai di titik ini tanpa bimbingan dan kesabaran para guru. Ini adalah hari yang tidak akan pernah kami lupakan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Perwakilan wali murid, Suratno, turut menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan seluruh tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam mendidik siswa.“Ini adalah momen yang patut kita syukuri bersama. Terima kasih atas kesabaran dan pengorbanan para guru dalam membimbing anak-anak kami hingga berhasil menyelesaikan pendidikan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kenakalan siswa selama menempuh pendidikan, seraya berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Di penghujung acara, suasana semakin mengharukan dengan prosesi sujud sungkem para siswa kepada orang tua. Tangis haru pecah, menjadi simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas doa serta pengorbanan yang telah diberikan selama ini.
Pelepasan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol perjuangan, kenangan, dan harapan. Para lulusan kini siap melangkah ke jenjang berikutnya, membawa semangat dan cita-cita besar untuk masa depan yang gemilang.
Pewarta : Azhariyah)*
