Pemdes Teluk Jolo Salurkan BLT-DD Enam Bulan Sekaligus

Murung Raya-Suluhnusanatara. News – Pemerintah Desa Teluk Jolo, Kecamatan Sumber Barito, Kabupaten Murung Raya, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk periode enam bulan sekaligus, yaitu dari Juli hingga Desember 2024.

Penyaluran BLT-DD ini berlangsung di aula kantor Desa Teluk Jolo dengan dihadiri oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggota, Sekretaris Desa dan perangkat desa lainnya, pendamping desa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat (KPM) Jumat, ( 23/8/2024).

Penetapan KPM BLT-DD tahun 2024 didasarkan pada Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa, serta Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2023 tentang Petunjuk Operasional Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2024. Selain itu, penetapan ini juga mengacu pada Berita Acara Hasil Musyawarah Desa terkait Validasi, Finalisasi, dan Penetapan Data KK Calon Penerima BLT-DD Desa Teluk Jolo Tahun 2024.

Kepala Desa Teluk Jolo, Lajung, S.Sos., melalui Bendahara Desa, Salim, menjelaskan bahwa BLT-DD merupakan program percepatan pengentasan kemiskinan bagi masyarakat desa. Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

“Pergunakan bantuan ini untuk kebutuhan pokok seperti membeli beras dan lauk pauk, serta hindari penggunaan untuk hal-hal yang tidak penting,” pesannya.

Kegiatan penyaluran BLT-DD ini juga disertai dengan pembagian 100 paket sembako sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang didanai oleh Dana Desa Tahun Anggaran 2024. Selain itu, juga dilakukan pembagian bibit itik kepada masyarakat penerima manfaat.

“BLT-DD tahap 3 dan 4 untuk tahun anggaran 2024 ini disalurkan selama enam bulan sekaligus kepada 50 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan nominal Rp300.000 per bulan. Total bantuan yang diterima untuk periode ini sebesar Rp1.800.000 per KPM,” ungkapnya.(M.Ilmi).