Jakarta,SN.News – Guna mensukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui percepatan pembangunan dan pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah terpencil, Badan Gizi Nasional (BGN) menyelenggarakan rapat sosialisasi pedoman teknis tata kelola program tersebut, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Platinum Jakarta diikuti oleh Sekretaris Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG Kabupaten Murung Raya (Kab. Mura), Andri Raya yang juga menjabat sebagai Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Mura beserta jajaran staf terkait.
Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya. Pada sesi penutupan, acara tersebut menghadirkan Kepala BGN, Dadan Hindayana yang memberikan arahan terkait implementasi program di tingkat daerah.
Program MBG merupakan salah satu prioritas strategis Pemerintah untuk meningkatkan status gizi masyarakat, dengan fokus pada kelompok sasaran utama yaitu anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Sementara itu, SPPG berperan sebagai satuan pelayanan yang bertanggung jawab penuh dalam penyediaan makanan bergizi sesuai standar yang ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, Andri Raya yang mewakili Bupati Mura menyampaikan bahwa BGN mendorong peningkatan ketahanan operasional dapur SPPG agar tetap dapat berjalan optimal meskipun menghadapi berbagai tantangan.
“Dorongan tersebut ditegaskan melalui sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Pembangunan SPPG terpencil kali ini. Pelaksanaan sosialisasi bertujuan memastikan layanan program makan bergizi gratis tidak terganggu oleh kendala apapun, baik terkait logistik, kondisi cuaca, maupun situasi darurat,” jelas Andri Raya.**
(M.Ilmi)
