Brebes. Suluhnusantara.news | Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma untuk lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan ngabuburit sambil menyerap aspirasi warga, bupati berdialog langsung dengan masyarakat di Dukuh Kedung Banteng, Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jumat (13/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi jajaran Forkopimcam Paguyangan serta pemerintah desa setempat. Suasana dialog berlangsung hangat, di mana warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka alami.
Kepala Desa Paguyangan, Fakih Maulana, yang mewakili warga menyampaikan sejumlah keluhan masyarakat. Salah satunya terkait layanan BPJS Kesehatan milik beberapa warga yang saat ini tidak dapat digunakan. Selain itu, masih ada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Tidak hanya soal bantuan sosial, warga juga mengeluhkan kondisi Jalan Kedung Oleng yang berada di wilayah Paguyangan. Jalan tersebut disebut-sebut sudah lama mengalami kerusakan dan belum mendapat perbaikan sejak tahun 2020 sehingga cukup mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati Paramitha meminta pemerintah desa dan pihak kecamatan untuk segera melakukan pendataan ulang terhadap warga yang mengalami kendala BPJS maupun yang belum menerima bantuan PKH.
“Segera didata kembali warganya, nanti kita cek bersama di Dinas Sosial agar bisa ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menampung berbagai aspirasi masyarakat serta berkomitmen menindaklanjuti persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan kesejahteraan warga.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Brebes juga menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Desa Paguyangan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.
Kegiatan ngabuburit sekaligus dialog bersama warga tersebut berlangsung penuh keakraban dan disambut antusias masyarakat yang berharap aspirasi mereka dapat segera mendapatkan solusi dari pemerintah daerah. Pungkasnya. (Rizal Sismoro)
