Murung Raya,SN.News – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., menekankan pentingnya data yang akurat dan berkualitas dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang efektif. Penegasan ini disampaikan saat ia mengapresiasi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Standar Pelayanan Publik BPS Kabupaten Murung Raya Tahun 2026” yang dikolaborasikan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026.
FGD yang berlangsung di Aula Badan Pusat Statistik Kabupaten Murung Raya pada Rabu, (12/2/2026), ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas standar pelayanan publik serta memperkuat pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, yang akan diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik.
Melalui keterangan tertulis yang disampaikan pada Jumat, (13/2/2026), Bebie menyatakan bahwa forum diskusi semacam ini memiliki nilai strategis dalam membangun sinergi antara lembaga legislatif, pemerintah daerah, dan instansi vertikal. Sinergi ini diharapkan dapat menjamin pelayanan publik yang transparan, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Data yang berkualitas adalah fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Tanpa data yang valid, program yang dirancang tidak akan tepat sasaran dan tidak akan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat,” tegas Bebie.
Sebagai Ketua Komisi II yang membidangi perekonomian dan pembangunan, Bebie juga menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Murung Raya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan pihak terkait untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas sensus.
“Hasil sensus ini akan menjadi rujukan penting dalam memetakan potensi ekonomi daerah, termasuk sektor UMKM, perdagangan, industri, dan jasa. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat menyusun kebijakan yang lebih terarah dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(M.Ilmi)