Dongkrak Ekonomi Desa, Pemkab Brebes Perluas Bantuan Bibit Durian Musang King dan Alpukat

Brebes. Suluhnusantara.news | Pemerintah Kabupaten Brebes terus menunjukkan komitmen dalam mendorong penguatan ekonomi desa melalui pengembangan sektor pertanian bernilai tinggi. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Brebes, Pemkab Brebes merencanakan perluasan program bantuan bibit durian Musang King dan alpukat pada tahun anggaran 2026.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas keberhasilan program serupa yang sebelumnya dilaksanakan di Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan. Pada tahap awal, sebanyak 1.324 bibit durian Musang King telah disalurkan dan ditanam di pekarangan rumah warga serta lahan produktif milik masyarakat.

Program tersebut dinilai memberikan dampak positif, tidak hanya dalam meningkatkan potensi ekonomi masyarakat desa, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui peningkatan tutupan vegetasi dan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.

Kepala DLH Kabupaten Brebes, M. Shodiq, S.STP, M.Si, menyampaikan bahwa durian Musang King memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah, khususnya di wilayah Brebes bagian selatan.

“Program ini dirancang untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan. Pada tahun 2026, cakupan bantuan bibit durian Musang King akan diperluas ke sejumlah desa lain di Kecamatan Paguyangan, termasuk Desa Cilibur,” ujarnya. Selasa 10 Febuari 2026.

Selain pengembangan durian, Pemkab Brebes juga menyalurkan 2.324 bibit alpukat kepada Pemerintah Desa Cilibur. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Cilibur dan diserahkan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Paguyangan, kemudian diterima langsung oleh Kepala Desa Cilibur.

Perwakilan Forkopimcam Paguyangan, Koko, menjelaskan bahwa bantuan bibit alpukat merupakan bagian dari program kerja Forkopimcam tahun 2026 yang berfokus pada optimalisasi potensi sumber daya alam lokal.

“Alpukat memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan dan sesuai dengan kondisi agroklimat Kecamatan Paguyangan. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi masyarakat desa dalam meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cilibur Nurrohman, S.H, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Brebes dan Forkopimcam Paguyangan. Ia menegaskan bahwa bibit alpukat akan didistribusikan kepada kelompok tani dan warga yang memiliki lahan produktif, disertai pendampingan teknis dari instansi terkait.

Untuk memastikan keberhasilan program, Pemerintah Desa Cilibur juga akan membentuk tim pemantau guna memastikan proses penanaman dan perawatan berjalan optimal, sekaligus menyiapkan langkah awal pengelolaan dan pemasaran hasil panen di masa mendatang.

Perluasan program bantuan bibit ini turut didukung oleh alokasi anggaran dalam Rancangan APBD Kabupaten Brebes Tahun 2026 yang telah disampaikan kepada DPRD Kabupaten Brebes. Anggaran tersebut mencakup penyediaan bibit, pendampingan teknis oleh penyuluh pertanian, serta pembinaan kelompok tani.

DLH Kabupaten Brebes juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes dalam melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat desa. Pungkasnya. (Rizal Sismoro)