Blitar, SN.News | 18 Desember 2025 Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) periode 2025–2028 melaksanakan ziarah ke makam Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno (Bung Karno), di Blitar, Jawa Timur, Kamis (18/12/2025) pukul 13.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari agenda Rekonsiliasi Persatuan Nasional dan Pengukuhan Pengurus DPP GMNI yang diselenggarakan di Denpasar, Bali, pada 15–17 Desember 2025.

Ziarah dipimpin oleh Ketua Umum DPP GMNI, Muhammad Risyad Fahlefi, bersama jajaran pengurus pusat dan kader GMNI. Rombongan memanjatkan doa serta mengenang jasa besar Bung Karno sebagai penggali Pancasila dan Bapak Bangsa Indonesia.
Dalam keterangannya usai ziarah, Risyad Fahlefi menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan upaya mengambil kembali api semangat perjuangan Bung Karno setelah bersatunya dua kubu GMNI dalam kongres persatuan.
“Hari ini, pasca kongres persatuan di Bali, kami menuju Blitar untuk mendoakan dan mengenang jasa besar Bung Karno yang menggali Pancasila sebagai dasar negara. GMNI harus mampu melahirkan gagasan nasionalis Marhaenis yang bernafaskan Pancasila untuk menjawab tantangan zaman modern, termasuk di era Artificial Intelligence (AI),” ujar Risyad.

Ia menambahkan bahwa ajaran Trisakti Bung Karno—berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan—harus menjadi napas dan pijakan gerak seluruh kader GMNI.
“Nilai Trisakti harus tercermin dalam sikap dan tindakan kader sebagai nasionalis sejati,” tegasnya.
Lebih lanjut, Risyad menekankan bahwa momentum konsolidasi dan ziarah ini menjadi penegasan arah perjuangan GMNI agar tidak salah dalam menentukan tokoh panutan, yakni Bung Karno.
“Membangkitkan gerakan berbasis profesionalisme akan menjadi salah satu program prioritas DPP GMNI. Kami ingin melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berwatak nasionalis Marhaenis—dari hati, pikiran, dan perbuatan,” tambahnya.
Agenda rekonsiliasi di Bali sebelumnya menandai berakhirnya fragmentasi internal GMNI, sekaligus mengukuhkan Muhammad Risyad Fahlefi sebagai Ketua Umum dan Patra Dewa sebagai Sekretaris Jenderal DPP GMNI.Persatuan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi GMNI untuk kembali tampil sebagai organisasi perjuangan mahasiswa yang progresif, ideologis, dan relevan dalam menjawab tantangan kebangsaan.
Ziarah ke makam Bung Karno menjadi simbol komitmen DPP GMNI dalam menghidupkan kembali semangat Marhaenisme di tengah dinamika dan kompleksitas perkembangan zaman. (Bintang)*