Hujan Tak Surutkan Semangat, 5.415 PPPK Paruh Waktu Terima SK dari Bupati Tulungagung

TULUNGAGUNG~SN.News | Hujan deras yang mengguyur Stadion Olahraga Rejoagung, Rabu (31/12/2025) sore, tak mampu memadamkan semangat ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Kabupaten Tulungagung. Sebanyak 5.415 pegawai tetap bertahan hingga akhir acara penyerahan Petikan Keputusan Bupati tentang Pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

Bahkan sejak pelaksanaan gladi bersih, ribuan peserta rela berhujan-hujanan demi mengikuti momen yang oleh Bupati Tulungagung disebut sebagai “kado akhir tahun” bagi aparatur yang selama ini menunjukkan dedikasi dan loyalitas kepada pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E. menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh penerima SK. Ia menegaskan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia birokrasi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya mengucapkan selamat kepada 5.415 PPPK Paruh Waktu. Ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi Saudara semua, serta wujud perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan keluarga di rumah,” ujar Bupati.

Bupati Gatut Sunu juga menanggapi anggapan sebagian pihak yang menilai keberadaan PPPK Paruh Waktu sebagai beban daerah. Menurutnya, pandangan tersebut keliru.“Sedikit pun saya tidak pernah menganggap Saudara semua sebagai beban. Bagi saya, PPPK Paruh Waktu adalah aset berharga yang akan meningkatkan kapasitas SDM aparatur Pemkab Tulungagung,” tegasnya.

Ia meminta kepercayaan yang telah diberikan pemerintah dijawab dengan kinerja terbaik, kepatuhan terhadap kode etik ASN, serta loyalitas pada kebijakan daerah.

Seluruh aparatur diharapkan bergerak dalam satu barisan untuk mewujudkan visi “Masyarakat Tulungagung yang Sejahtera, Maju, dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa.”Seiring meningkatnya kompleksitas pelayanan publik, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.

PPPK Paruh Waktu diminta terus belajar, adaptif, dan profesional sesuai bidang tugas masing-masing.Kepada BKPSDM dan pimpinan perangkat daerah, Bupati juga menginstruksikan agar PPPK Paruh Waktu mendapatkan pendampingan, penugasan yang jelas, serta pengelolaan potensi secara proporsional agar mampu memberikan nilai tambah bagi kinerja organisasi.

“Mereka bukan sekadar pelengkap struktur birokrasi, tetapi bagian penting dari penguatan pelayanan publik,” tandasnya.

Penyerahan ribuan SK PPPK Paruh Waktu ini menjadi penegasan arah kebijakan Pemkab Tulungagung dalam memperkuat birokrasi dengan sumber daya manusia yang dihargai, diberdayakan, dan diposisikan sebagai aset strategis pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., Plh Sekda Tulungagung Soeroto, S.Sos., serta kepala organisasi perangkat daerah terkait. (Wito)*