ICMI Murung Raya Gelar Lomba Bagarakan Sahur untuk Meriahkan Ramadan

Murung Raya,,SN.News – Organisasi Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Murung Raya kembali menggelar Lomba Bagarakan Sahur guna memeriahkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, di halaman Masjid Agung Al-Istiqlal, Puruk Cahu, Rabu malam (4/3/2026).

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, antara lain Kapolres Murung Raya, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Camat Murung. Kehadiran mereka menegaskan dukungan pemerintah dan stakeholder terhadap pelestarian tradisi keagamaan dalam masyarakat.

Ketua Panitia, Laihim, melaporkan bahwa lomba tahun ini diikuti oleh 16 peserta yang terbagi dalam tiga kategori, yakni masjid, pelajar/santri, dan umum. Dengan total hadiah senilai Rp40 juta, setiap tim berkesempatan menampilkan kreasi unik dalam membangunkan warga untuk sahur, mulai dari tabuhan rebana, yel-yel semangat, hingga aransemen musik modern yang dipadukan dengan alat tradisional.

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada ICMI yang konsisten menggelar kegiatan keagamaan sebagai upaya menjaga nilai kearifan lokal. Menurutnya, tradisi membangunkan sahur bukan hanya momen keagamaan, tetapi juga simbol kepedulian sosial untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.

“Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas pemuda, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi dan memelihara tradisi luhur di tengah perkembangan zaman,” ujar Rahmanto.

Sementara itu, Ketua Orda ICMI Murung Raya, Lukmanul Hakim, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menghidupkan kembali tradisi yang mulai berkurang dan mempererat kebersamaan antarwarga. Kegiatan positif selama Ramadan ini menjadi komitmen pengurus ICMI untuk memberikan ruang bagi pemuda-pemudi berkontribusi di bidang keagamaan dan kebudayaan di Kabupaten Murung Raya.

“Melalui lomba ini, kami berharap nilai-nilai keagamaan dan sosial tetap terjaga dan dapat meneruskan semangat Ramadan dengan penuh makna,” pungkas Lukman.**