BANYUWANGI,SN.News – Komunitas Info Warga Banyuwangi (IWB) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang mempertemukan para aktivis lembaga sosial, pegiat kontrol kebijakan, dan insan media di Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan berlangsung di Kantor Pusat IWB yang beralamat di Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dalam suasana khidmat, hangat, dan penuh semangat kolaborasi.
Acara ini bukan sekadar ajang silaturahmi Ramadhan, tetapi juga forum strategis memperkuat konsolidasi gerakan informasi publik yang berimbang, independen, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Ruang Silaturahmi, Forum Konsolidasi Moral
Dalam sambutannya, perwakilan pengurus IWB menegaskan bahwa peran komunitas informasi warga semakin vital di tengah derasnya arus digitalisasi dan disrupsi media sosial. Informasi yang tidak terverifikasi berpotensi memecah belah, sementara fakta yang tidak tersampaikan dapat merugikan publik.
“IWB hadir sebagai ruang klarifikasi, ruang aduan masyarakat, dan ruang edukasi publik. Kami ingin membangun ekosistem informasi yang sehat, profesional, serta bertanggung jawab,” tegas salah satu pengurus dalam forum tersebut.
Para aktivis lembaga yang hadir juga menekankan pentingnya sinergi antara komunitas warga dan media dalam mengawal kebijakan publik, memastikan transparansi, serta mendorong akuntabilitas di berbagai sektor—mulai dari pelayanan publik, tata kelola desa, hingga isu-isu sosial kemasyarakatan di Banyuwangi.
Peran Strategis Media dan Aktivis di Banyuwangi
Banyuwangi sebagai salah satu kabupaten strategis di Jawa Timur terus berkembang dalam sektor pariwisata, investasi, dan pembangunan infrastruktur. Namun, perkembangan tersebut juga memerlukan pengawasan sosial yang konstruktif.
Kegiatan buka bersama IWB ini menjadi momentum mempertegas bahwa kontrol sosial bukanlah bentuk oposisi, melainkan bagian dari partisipasi demokratis yang dijamin undang-undang. Media dan komunitas warga memiliki fungsi check and balance agar pembangunan berjalan transparan, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Diskusi informal yang mengiringi kegiatan tersebut membahas beberapa isu aktual daerah, termasuk pentingnya literasi digital, perlindungan hukum bagi jurnalis dan aktivis, serta perlunya penguatan jejaring komunikasi antar lembaga.
Komitmen pada Informasi Akurat dan Berintegritas
Sebagai komunitas berbasis informasi warga, IWB berkomitmen menjaga prinsip verifikasi, keberimbangan, dan etika komunikasi publik. Dalam era di mana opini mudah viral tanpa dasar fakta, keberadaan komunitas yang mengedepankan klarifikasi dan validasi menjadi kebutuhan mendesak.
Kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kolaborasi antara komunitas, aktivis, dan media di Banyuwangi harus dibangun di atas nilai profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab moral kepada masyarakat.
Menguatkan Kebersamaan di Bulan Ramadhan
Selain diskusi strategis, suasana kebersamaan terasa dalam momen berbuka puasa yang berlangsung sederhana namun penuh makna. Ramadhan dimaknai sebagai ruang refleksi dan penguatan solidaritas antar elemen masyarakat.
Melalui kegiatan ini, IWB berharap tercipta komunikasi yang lebih solid, terbuka, dan produktif antara komunitas warga, lembaga sosial, dan insan pers di Banyuwangi.
(Humas IWB)