Guguak, — SULUH NUSANTARA NEWS
Manajemen SMKN 1 Guguak menunjukkan komitmen pembenahan menyusul peristiwa yang terjadi di lingkungan sekolah pada Kamis, 26 Februari 2026 lalu.
Di bawah kepemimpinan yang baru, sekolah menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan peserta didik menjadi prioritas utama.

Kepala sekolah yang baru menjabat, Agus Syofyan menyampaikan bahwa dirinya siap bertanggung jawab secara moral dan institusional atas dinamika yang terjadi di lingkungan pendidikan yang dipimpinnya.
Dalam keterangannya kepada awak media, Agus Syofyan menegaskan bahwa ia tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Namun demikian, sebagai pimpinan yang baru dipercaya memimpin sekolah tersebut, ia memastikan langkah evaluasi dan pembenahan langsung dilakukan.
“Sebagai kepala sekolah yang baru di sini, saya bertanggung jawab memastikan lingkungan sekolah tetap aman dan kondusif. Kami juga akan berkunjung ke rumah siswa untuk bersilaturahmi dan memastikan kondisinya baik.
Penyelesaian secara kekeluargaan kami kedepankan agar suasana tetap harmonis,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pembinaan terhadap siswa pada prinsipnya bertujuan menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab demi masa depan mereka. Pihak sekolah menegaskan bahwa setiap bentuk pembinaan harus tetap dalam koridor aturan yang berlaku dan tidak melanggar hukum.
Evaluasi internal kini difokuskan pada penguatan pengawasan, peningkatan koordinasi antar guru, serta perbaikan pola komunikasi antara tenaga pendidik dan siswa. Komite sekolah turut memberikan dukungan penuh terhadap langkah tersebut.
Meski sempat menjadi perhatian publik, kegiatan belajar mengajar di SMKN 1 Guguak tetap berjalan normal dan kondusif.
Para siswa mengikuti proses pendidikan seperti biasa dengan pendampingan guru dan tenaga kependidikan.
Sejumlah wali murid berharap momentum ini menjadi titik awal penguatan sistem pendidikan yang lebih baik. Dengan kepemimpinan baru yang responsif dan terbuka, SMKN 1 Guguak optimistis dapat terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang profesional, aman, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda.
Reporter : Mira S.