Krisis Energi Global, Aliansi Biru Ceria Jawa Timur Dukung 2 Langkah Strategis Khofifah.

Jawa Timur — suluhnusantara.news —
Aliansi Biru Ceria menyatakan dukungannya pada Dua langkah strategis Khofifah menghadapi krisis energi dampak Perang Iran – Israel.

“Pertama, kebijakan Work From Home (WFH) pegawai Pemprov jatim setiap hari rabu dan kedua seruan gerakan bersama hemat energi pada seluruh masyarakat Jawa Timur,” Papar Aven Januar pada media, Selasa (7/4/2026)

Kebijakan tersebut, menurut Aven, merupakan bentuk kepemimpinan yang responsif dan adaptif di tengah situasi global yang tidak menentu. Ia menilai langkah antisipatif yang diambil Khofifah Indar Parawansa menunjukkan keberpihakan pada efisiensi energi sekaligus menjaga stabilitas aktivitas pemerintahan dan ekonomi daerah.

“Langkah ini bukan hanya simbolik, tetapi strategis. Pengurangan mobilitas ASN melalui WFH satu hari dalam sepekan akan berdampak langsung pada penghematan konsumsi bahan bakar, sekaligus mengurangi beban energi secara kolektif,” lanjut Aven.

Aliansi Biru Ceria juga menekankan bahwa gerakan hemat energi yang digaungkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur perlu diterjemahkan sebagai gerakan bersama lintas sektor. Tidak hanya terbatas pada aparatur sipil negara, tetapi juga melibatkan pelaku usaha, komunitas, hingga rumah tangga.

“Momentum ini harus menjadi titik balik kesadaran kolektif. Krisis energi global bukan isu jauh, dampaknya nyata. Maka solusi juga harus dimulai dari level paling dekat, yaitu perilaku sehari-hari masyarakat,” tegas Aven.

Lebih lanjut, organisasi ini mendorong adanya penguatan kebijakan turunan, seperti optimalisasi transportasi publik, percepatan penggunaan energi terbarukan, serta edukasi massif tentang efisiensi energi di ruang-ruang publik.

Sebagai organisasi kemasyarakatan yang pernah menjadi bagian dari relawan pemenangan pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024, Aliansi Biru Ceria menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mendukung kebijakan-kebijakan strategis pemerintah daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Dukungan ini bukan semata karena kedekatan historis dalam kontestasi politik, tetapi karena kami melihat arah kebijakan yang diambil saat ini selaras dengan kepentingan rakyat Jawa Timur,” ujar Aven.

Di tengah eskalasi konflik global seperti Konflik Iran-Israel yang berdampak pada ketidakstabilan pasokan dan harga energi dunia, Aliansi Biru Ceria mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta aktif berkontribusi dalam upaya penghematan energi.

“Masyarakat Jawa Timur bersama sama untuk melakukan langkah penghematan energi diantaranya penggunaan LPG rumah tangga, yang mana sesuai ketentuan Pertamina adalah 10 tabung LPG Subsidi Per Kepala Keluarga per Bulan,” tutupnya.

( Si aji )