Mati Lampu Setiap Saat, Warga Di Kecamatan Warungkiara Sebut Pelayanan PLN Sangat Buruk

Pelayanan PLN yang kurang baik

Sukabumi, Suluh Nusantara News — Lagi dan lagi, kekecewaan warga terhadap pelayanan PLN kembali di ungkapkan, kini warga Kampung Sampora, Desa Damarraja, Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi harus merasakan pemadaman listrik yang cukup lama.
Tidak hanya lama, bahkan warga harus gelisah menunggu aliran listrik yang dipadamkan oleh pihak PLN tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.
Salah satu warga (A) 30 tahun saat diwawancara oleh awak media mengatakan, dirinya bersama warga lain, harus rela merasakan padamnya listrik di wilayahnya hingga 5 jam. Bahkan barang elektronik pun tidak luput dari imbasnya pemadaman listrik tersebut.

“Saya tinggal di disini itu bukan setahun-dua tahun, udah sering banget disini mati lampu tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Kulkas saya juga pernah rusak gara-gara sering mati lampu,” tuturnya, Selasa (28/11/2023).

Lanjut kata dia, ia mempertanyakan pelayanan PLN terhadap konsumennya. Bahkan dirinya, tidak habis pikir maintenance hampir setiap hari.

“PLN itu kerjanya ngapain aja? Kok mati lampu tiap hari, masa iya perbaikan setiap hari dan di wilayah kami juga yang harus mati lampu, kalau kaya gini kami juga dirugikan dong,” paparnya.

Sebelumnya, sebagian warga di Desa Damarraja juga Sejumlah warga mengeluhkan adanya pemadaman listrik oleh PLN tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada warga. Akibatnya, segala aktifitas warga terganggu termasuk pengusaha kecil dan kantor Pemerintahan Desa terganggu.

Dikutip dari pemberitaan sebelumnya yaitu,
Yang menurut keterangan salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, diwilayahnya sering terjadinya pemadaman listrik tanpa adanya pemberitahuan dari pihak PLN.

“Hampir setiap sore disini mati lampu tanpa adanya pemberitahuan, bahkan bisa dikatakan seringlah. Petugasnya gabut sugan (dalam bahasa sunda),” ucapnya, Senin (27/11/2023).

Ia berharap, pihak PLN agar bijak dalam melayani konsumen nya. Mengingat warga pun memakai listrik bukan hanya cuma-cuma, melainkan bayar.

“Ini kan saya listrik bayar, piraku moal poe mati lampu, gak ada pemberitahuan pula (Masa iya mati lampu setiap hari), ya saya sih berharap pihak PLN agar bijak melayani konsumennya,” pungkasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *