Menjelang Lebaran, Pemkot Mojokerto dan Satgas Pangan Polres Mojokerto Kota Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

MOJOKERTO, – Suluh Nusantara News Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota Mojokerto bersama Satgas Pangan Polres Mojokerto Kota melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional dan toko modern, Rabu (4/3/2026) pukul 08.00 hingga 10.20 WIB.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, didampingi Wakil Wali Kota Dr. H. Rachman Sidharta Arisandi, Sekda Kota Mojokerto, jajaran OPD terkait, serta unsur TNI-Polri. Dari pihak kepolisian, hadir perwakilan Satgas Pangan Polres Mojokerto Kota IPTU Samsul Arifin.

Peninjauan dimulai di Pasar Tanjung Anyar, di mana tim melakukan pengecekan harga dan stok kebutuhan pokok masyarakat.

Hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah komoditas sebagai berikut:
Cabai rawit merah Rp80.000/kg
Cabai keriting Rp30.000/kg
Cabai merah besar Rp25.000/kg
Bawang putih Rp33.000/kg
Bawang merah Rp35.000/kg
Wortel Rp13.000/kg
Daging sapi Rp140.000/kg
Ayam potong Rp38.000/kg
Beras premium Rp13.400/kg
Beras medium Rp12.000/kg
Secara umum, stok bahan kebutuhan pokok aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

Sidak kemudian dilanjutkan ke Sanrio Swalayan dan Superindo Swalayan di Jalan Bhayangkara Kota Mojokerto. Tim memeriksa masa kedaluwarsa makanan dan minuman serta memastikan ketersediaan bahan pokok di dua toko modern tersebut.
Hasilnya, tidak ditemukan produk kedaluwarsa atau pelanggaran distribusi pangan, dan seluruh bahan pokok dinyatakan aman.

Wali Kota Mojokerto menyampaikan bahwa sidak ini merupakan wujud komitmen pemerintah bersama Satgas Pangan Polres Mojokerto Kota dalam menjaga stabilitas harga serta mencegah potensi penimbunan maupun peredaran barang tidak layak konsumsi.

Kegiatan berakhir pukul 10.20 WIB dengan situasi aman, tertib, dan lancar. Pemerintah Kota Mojokerto bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan intensif hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 H, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Reporter : (Indah)