Grobogan, SN.N — Musrembang Kecamatan Penawangan mengambil tema “Penguatan Perekonomian Daerah yang Inklusif, SDM Berkualitas, dan Pelayanan Publik yang Modern” digelar, pada Senin (9/2/2026).
Acara yang dihadiri oleh Forkopimcam ini dibuka langsung oleh Camat Penawangan, Ruswandi serta dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Lusia Indah Artani.
Penguatan Perekonomian Daerah yang Inklusif, Kecamatan Penawangan yang dikenal sebagai daerah pertanian subur dengan komoditas unggulan semangka, melon, padi, dan bawang merah menjadi fokus pengembangan ekonomi yang inklusif. Dalam musrenbang ini, direncanakan pendirian kelompok usaha bersama untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian melalui pelatihan pengolahan hasil bumi lokal. Selain itu, akan dilakukan kolaborasi dengan program nasional seperti Program PINTAR (Peningkatan Inklusi Keuangan untuk Pemerataan Ekonomi Rakyat) untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat miskin dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Peningkatan infrastruktur jalan juga menjadi prioritas untuk memudahkan distribusi produk ke pasar luas, mengingat sebagian besar jalan kabupaten di kecamatan ini masih dalam kondisi rusak atau rusak berat.
Pengembangan SDM Berkualitas, mendukung perekonomian daerah, pengembangan SDM menjadi bagian krusial. Rencana pembangunan mencakup peningkatan akses pendidikan anak usia dini (PAUD), penguatan literasi dan numerasi di sekolah dasar dan menengah, serta pelatihan keterampilan vokasi berbasis kebutuhan lokal seperti pertanian modern dan pengolahan hasil pertanian. Program ini selaras dengan fokus pemerintah pusat yang mengedepankan lima pilar peningkatan kualitas SDM yaitu kesehatan, kecerdasan, keterampilan, keberjaan, dan jaminan sosial. Selain itu, akan dilakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan dan pelatihan untuk memberikan beasiswa dan pelatihan kepada pemuda dan masyarakat yang ingin mengembangkan usaha mandiri.
Pelayanan Publik yang Modern, meningkatkan kualitas pelayanan, direncanakan implementasi sistem pelayanan berbasis digital yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintahan seperti perizinan, pendaftaran kelahiran/kematian, dan bantuan sosial. Aparatur pemerintah akan mendapatkan pelatihan terkait pelayanan publik modern sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah, dengan nilai inti profesionalisme, adaptabilitas, integritas ilmiah, kerja sama tim, dan inovasi. Selain itu, akan dibangun pusat pelayanan publik yang terpadu untuk memusatkan berbagai layanan dalam satu lokasi, meningkatkan efisiensi dan kenyamanan masyarakat.
Dalam pidatonya, Camat Ruswandi, menyampaikan bahwa musrenbang ini merupakan wadah kolaboratif untuk menyusun rencana pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah. Ketua DPRD Grobogan juga memberikan dukungan penuh dan akan membantu mengkoordinasikan dengan pemerintah kabupaten untuk mewujudkan program-program yang telah direncanakan.) ***