Pasangan Lansia di Dusun Morlaok Bangkalan Hidup Memprihatinkan, Warga dan TNI Turun Tangan

Bangkalan~Suluhnusantara.News | Jumat, 26 Desember 2025 Pasangan lanjut usia Martulam (90) dan istrinya Tiken (85), warga Dusun Morlaok, Desa Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan. Keduanya diketahui tinggal berdua tanpa pendampingan keluarga dan sempat tinggal berhari-hari di luar rumah yang tidak terawat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan keadaan rumah dan kehidupan pasangan lansia itu viral di media sosial.

Rumah mereka dipenuhi tumbuhan liar dan tidak dibersihkan selama hampir dua tahun, sehingga keberadaan pasangan tersebut nyaris tidak terlihat oleh warga sekitar.Menindaklanjuti hal itu, warga Dusun Morlaok bersama unsur TNI, perwakilan Kecamatan Blega, Tim TKSK, Puskesmas, Tim TAGANA Macan Putih, serta rekan media bergotong royong membersihkan rumah dan memberikan bantuan kemanusiaan.

Tiken (85) diketahui mengalami kelumpuhan selama hampir tiga tahun dan tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari. Sementara Martulam (90) yang sudah lanjut usia juga dalam kondisi lemah.

Keduanya selama ini hanya mengandalkan bantuan dan belas kasihan warga sekitar.Seorang tetangga dekat yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa pasangan lansia tersebut hidup tanpa anak atau keluarga yang mendampingi.

Bahkan untuk ke kamar mandi pun mereka kesulitan, sehingga kondisi rumah sempat menimbulkan bau tidak sedap.Tim TAGANA Macan Putih bersama tim medis juga memberikan perawatan kesehatan dengan membersihkan tubuh kedua lansia yang disebut sudah sekitar tiga bulan tidak tersentuh air akibat terputusnya aliran PDAM.

Setelah mendapatkan perawatan, kondisi keduanya terlihat lebih segar.Babinsa Serka Eko Purwanto, anggota Koramil 0829-09/Blega, yang menginisiasi aksi kemanusiaan tersebut, mendapat apresiasi dari warga setempat.

“Saya tergerak setelah melihat video yang beredar. Saya langsung menghubungi tim kesehatan, Tagana, rekan media, dan warga agar bisa membantu. Alhamdulillah, hasilnya dapat meringankan beban dan membuat mereka lebih nyaman,” ujar Serka Eko Purwanto.

Peristiwa ini mengundang berbagai reaksi dari masyarakat, mulai dari keprihatinan hingga dorongan agar pihak terkait memberikan perhatian dan perlindungan lebih lanjut kepada lansia yang hidup tanpa pendampingan keluarga.(Adi )*