Semarang, Suluhnusantara.news Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jawa Tengah berlangsung aman dan kondusif. Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi atas kesiapan dan kerja keras Polda Jateng bersama seluruh unsur terkait.
Apresiasi itu disampaikan Gubernur saat berkunjung ke Mapolda Jawa Tengah pada Rabu malam (31/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur didampingi jajaran Forkopimda Jawa Tengah mengikuti pemantauan situasi keamanan malam pergantian tahun melalui video conference bersama Polda Jateng dan Polres jajaran.
Hasil pemantauan menunjukkan, sedikitnya 17 kabupaten dan kota di Jawa Tengah menggelar kegiatan Car Free Night. Untuk menjamin keamanan masyarakat, lebih dari 10 ribu personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait diterjunkan dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025.
Pengamanan difokuskan pada lokasi-lokasi vital seperti rumah ibadah, objek wisata, pusat keramaian, serta titik-titik kegiatan masyarakat. Selain menjaga keamanan, petugas juga memberikan pelayanan serta imbauan secara persuasif agar masyarakat dapat merayakan malam tahun baru dengan tertib dan nyaman.
Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam pengamanan Nataru.
“Terima kasih kepada Kapolda, Pangdam, dan seluruh stakeholder yang telah bekerja maksimal memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menuturkan, selama masa libur Natal dan Tahun Baru, Jawa Tengah menjadi salah satu tujuan utama masyarakat dari berbagai daerah. Diperkirakan sekitar 8,9 juta orang masuk ke wilayah Jawa Tengah untuk berlibur.
Menurutnya, kondisi keamanan yang terjaga dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Keamanan adalah kunci utama. Jika situasi tetap kondusif, kepercayaan investor akan meningkat dan perekonomian Jawa Tengah pada tahun 2026 akan semakin kuat,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan dukungan Gubernur Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Nataru merupakan hasil sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.
“Pengamanan Natal dan Tahun Baru adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor utama terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ungkapnya. ( Rizal Sismoro )