Pesantren, Pemuda Muslimin Indonesia: Tegakkan Keadilan Tanpa Kompromi!

SUKABUMI –  Suluhnusantara. News, // Kasus dugaan kejahatan seksual terhadap anak kembali mengguncang publik. Kali ini, korban diketahui masih berusia 14 hingga 15 tahun saat peristiwa memilukan itu terjadi. Fakta tersebut memantik gelombang kemarahan dan keprihatinan, sekaligus menjadi tamparan keras bahwa ancaman pedofilia masih nyata di tengah masyarakat.

Ironisnya, dugaan peristiwa terjadi di lingkungan pesantren, tempat yang selama ini dipercaya orang tua sebagai ruang aman untuk pendidikan moral dan agama. Harapan untuk membentuk akhlak dan masa depan yang baik justru berubah menjadi mimpi buruk bagi korban dan keluarganya.

Organisasi kepemudaan Islam, Pemuda Muslimin Indonesia, Nurdin Hadi mujibul Fatah angkat suara. Mereka mengecam keras tindakan yang dinilai tidak manusiawi tersebut dan mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas tanpa kompromi terhadap pelaku.

“Korban masih berada pada usia sangat rentan, masa pencarian jati diri, dan seharusnya mendapatkan perlindungan penuh dari lingkungan serta negara. Ketika hukum tidak tegas, maka kejahatan seperti ini akan terus berulang,” tegas Pimpinan Cabang, Muhammad Nurdin Hadi Mujibul Fatah.

Menurutnya, kejahatan seksual terhadap anak bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan kejahatan kemanusiaan yang merampas masa depan korban. Trauma psikis yang ditimbulkan dapat membekas seumur hidup, mengganggu tumbuh kembang, pendidikan, hingga kepercayaan diri anak.

Pemuda Muslimin juga meminta agar proses hukum berjalan transparan dan profesional. Mereka menegaskan bahwa institusi pendidikan termasuk pesantren harus menjadi ruang yang aman, bukan tempat terjadinya penyimpangan kekuasaan oleh oknum yang seharusnya menjadi teladan.

Kasus ini kembali mengingatkan bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab keluarga, tetapi juga lembaga pendidikan, masyarakat, dan negara. Tanpa ketegasan hukum dan pengawasan yang kuat, generasi muda akan terus berada dalam bayang-bayang ancaman.

Reporter : Idam ( Kaperwil Jabar)