PSBM Brebes Perkuat Soliditas dan Siapkan Sekretariat Tetap untuk Lengkapi Administrasi ke Kesbangpol

Brebes. Suluhnusantara.news | Persatuan Sedulur Bumiayu Motor (PSBM) Kabupaten Brebes menggelar pertemuan Koordinator Wilayah (Korwil) Brebes Selatan di Cafe Orange, Paguyangan,  Senin (16/2/2026). Agenda tersebut menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penegasan komitmen organisasi terhadap kepatuhan hukum dan pengabdian sosial kepada masyarakat.

Ketua Umum PSBM, Wawan Priyono, menegaskan bahwa sejak 2024 PSBM telah resmi berbadan hukum dan terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham). Legalitas tersebut, menurutnya, menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi.

“PSBM Kabupaten Brebes adalah organisasi memiliki legalitas resmi. Karena itu, kita wajib menjaga marwah dan nama baik PSBM sesuai aturan hukum yang berlaku. Persatuan dan kesatuan paguyuban harus terus kita jaga,” tegas Wawan.

Selama tiga tahun terakhir, lanjutnya, PSBM telah menunjukkan eksistensi melalui berbagai kegiatan sosial yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, termasuk penyaluran bantuan bagi korban bencana alam di wilayah Bumiayu dan penanaman pohon di wilayah Kecamatan Paguyangan.

“Kita harus taat aturan dan konsisten menjalankan visi-misi organisasi. Kerja nyata sudah kita buktikan dan harus terus dipertahankan,” ujarnya.

Sementara itu, Penasehat PSBM, Aipda Fahrizal, S.E., mengapresiasi perkembangan organisasi yang dinilai semakin solid dan memiliki citra positif di tengah masyarakat. Ia juga menilai komunikasi antara PSBM dan jajaran Polsek setempat berjalan baik dan konstruktif.

“Jika ada persoalan internal, komunikasikan dengan pembina dan ketua agar diselesaikan secara bijak. PSBM sudah diakui secara hukum, sehingga seluruh anggota bertanggung jawab menjaga nama baik organisasi,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Kehormatan DPC Feradi Kabupaten Tegal, Waris Wibowo, S.H., memberikan edukasi hukum kepada anggota terkait pemahaman dasar hukum perdata dan pidana. Ia menekankan pentingnya literasi hukum agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara tepat dan sesuai prosedur.

“Kegiatan ini penting untuk menambah wawasan hukum. Jika terjadi persoalan, selesaikan dengan pendekatan damai namun tetap sesuai proses hukum yang berlaku,” jelasnya.

Selain penguatan soliditas, forum juga membahas persiapan penetapan kantor sekretariat PSBM. Wawan Priyono menyampaikan bahwa selama ini sekretariat masih bersifat kontrak dengan biaya yang dinilai cukup tinggi.

Karena itu, ia berharap seluruh anggota dapat bersama-sama mencari lokasi sekretariat tetap yang lebih representatif dan berkelanjutan.

Menurutnya, penetapan sekretariat tetap merupakan langkah strategis agar seluruh persyaratan administrasi dapat segera diserahkan ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Keberadaan kantor sekretariat yang jelas dinilai sebagai bentuk keseriusan organisasi dalam memenuhi ketentuan perundang-undangan.

“Legalitas PSBM sudah lengkap dan telah diakui secara hukum. Selanjutnya kita perlu melengkapi administrasi, termasuk penetapan kantor sekretariat, agar berkas bisa segera kita serahkan ke Kesbangpol setelah disepakati bersama,” ujarnya.

Forum rapat pun menyepakati percepatan penetapan sekretariat sebagai pusat koordinasi kegiatan organisasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PSBM untuk terus memperkuat struktur, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga eksistensi organisasi secara formal di tingkat daerah.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, menegaskan tekad PSBM untuk tetap solid, taat hukum, dan aktif berkontribusi bagi masyarakat Kabupaten Brebes, khususnya wilayah Brebes Selatan. Pungkasnya. (Rizal Sismoro)