Puncak Mudik Lebaran 2026 Dua Gelombang, Polda Jateng Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Semarang. Suluhnusantara.news | Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026 diperkirakan akan mencapai puncaknya dalam dua gelombang. Mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diprediksi meningkat antara 1,4 hingga 2,1 persen dibandingkan tahun lalu, Polda Jawa Tengah mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan menghindari waktu-waktu padat.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Artanto, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 yang dipimpin Kapolri, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara arus balik diperkirakan memuncak pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.

Menurutnya, pola dua gelombang tersebut dipengaruhi kebijakan fleksibilitas waktu kerja serta pilihan masyarakat yang kini cenderung berangkat pada waktu berbeda untuk menghindari kepadatan ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak bepergian secara bersamaan di waktu puncak. Rencanakan perjalanan dengan matang, pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, bahan bakar cukup, serta saldo kartu elektronik tersedia agar tidak terjadi antrean di gerbang tol,” ujarnya di Mapolda Jateng, Rabu (4/3/2026).

Selain kesiapan kendaraan, pengemudi juga diminta menjaga kondisi fisik. Penggunaan rest area maupun pos pelayanan dianjurkan untuk beristirahat guna mencegah kelelahan selama perjalanan jauh.

Dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik, Polda Jateng menyiapkan penggelaran personel di jalur tol, jalur arteri, hingga titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu akan dioptimalkan untuk memberikan layanan cepat kepada pemudik.

Skema rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way), contraflow, hingga ganjil-genap juga telah disiapkan dan akan diterapkan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.

Dengan kesiapan personel dan dukungan masyarakat yang tertib berlalu lintas, Polda Jateng berharap arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif, selaras dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Pungkasnya. ( Rizal Sismoro )