Ratusan Nelayan Padati Kantor Pelabuhan UPT PPP Muncar Banyuwangi

Banyuwangi.SN.News.Muncar heboh ratusan Nelayan pribumi desak pada pemerintah ataupun dinas terkait untuk memulangkan kapal nelayan luar daerah yang stenbay dipelabuhan muncar.hingga terjadi Rembuk musawarah yang bertempat di kantor pelabuhan UPT PPP Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur .pada Senen. 9/3/2026

kedatangan para nelayan pagi itu di temui oleh beberapa pejabat dari dinas terkait, diantaranya, Salim.SPi selaku kepala pelabuhan UPT PPP kecamatan Muncar,Anang Budi Wasono ,Kabid perikanan, Marjun Susanto Lettu laut (p)serta jajaran Kepolisian, angkatan Laut/Darat.

Perwakilan dari nelayan lokal satu persatu menyampaikan tujuan mereka.yang intinya perhari ini , pejabat Dinas terkait harus bisa memulangkan kapal nelayan pendatang, kembali ke pelabuhan masing masing.Demi keyamanan nelayan lokal dalam mengais rejeki.

Dengan adanya desakan para nelayan lokal, Salim S.PI.selaku kepala pelabuhan UPT PPP Muncar. Mengiyakan untuk upaya pemulangan pihak nelayan luar daerah” tetapi dengan satu syarat sampeyan semua dan pihak keamanan membantu kami, karena kedatangan mereka tidak datang sendiri, ada pihak yang sengaja mendatangkan ke pelabuhan Muncar ini.

Di tempat yang sama, Agus Siswoyo salah satu nelayan lokal, menjelaskan pada awak media pada saat musyawarah sedang berlangsung” ada rasa terharu dan bahagia, atas respon positif dari pihak dinas terkait.atas permasalahan kami nelayan asli Muncar.

dengan di pulangkan kapal milik nelayan luar daerah, maka lebih membuka kesempatan pada kami, untuk mengais rejeki dan lebih punya kesempatan untuk mempergunakan fasilitas yang ada di pelabuhan, kami ini putra kelahiran Muncar,berharap tanah kelahiran kami baik baik saja.

Acara panjang terlampoi sudah ,orasi dari perwakilan nelayan lokal silih berganti, walaupun keadaan sedikit memanas, kata sepakat hanyalah yang di tunggu.setelah kepala pelabuhan UPT PPP , Salim,SPI merespon positif perjuangan dari paguyupan nelayan Muncar,Seketika itu gedung di penuhi ramainya tepuk tangan dari nelayan.

pewarta : Singgih