Ribuan Jamaah Padati Haul Ke-4 Abi Thamrin di Bogor, Donasi Rp700 Juta untuk Palestina Menggema

Bogor, Ahad – Suluhnusantara. News, // Lautan manusia memadati kawasan Pondok Pesantren Al Ihya Insan Kamil, Batutapak, Kota Bogor, Jawa Barat, dalam Haul ke-4 Almarhum KH Drs R Muhammad Husni Thamrin Padmawijaya Al-Banjari atau yang akrab disapa Abi Thamrin. Suasana khidmat, haru, dan penuh semangat perjuangan dakwah menyelimuti ribuan jamaah yang hadir dari berbagai daerah.


Kegiatan haul ini menjadi momentum mengenang sekaligus melanjutkan perjuangan dakwah dua ulama besar: Abi Thamrin dan Mama Ajengan KH Dr R Abdullah Bin Nuh, sosok guru mursyid yang sepanjang hidupnya mengabdikan jiwa, raga, dan hartanya untuk dakwah di jalan Allah SWT.


Dalam sambutannya, Almukarom Kasepuhan KH Dr Drs R Khaerul Saleh selaku Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren Modern Berasrama Tahfidzul Al-Qur’an Al Ihya Insan Kamil sekaligus Ketua Dewan Pendidikan Yayasan Insan Kamil, menegaskan pentingnya istiqomah dalam meneruskan perjuangan para masyayikh.


“Jamaah Al Ihya Insan Kamil harus tetap istiqomah. Perjuangan dakwah Abi Thamrin dan Mama Ajengan tidak boleh berhenti. Ini adalah warisan perjuangan yang harus kita jaga bersama,” tegasnya disambut takbir para jamaah.


Ceramah utama disampaikan oleh Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alathas, yang dikenal sebagai menantu Imam Besar Umat Islam Indonesia, Rizieq Shihab. Dalam tausiyahnya yang menggugah, Habib Hanif mengajak umat untuk meneladani karakter dan perjuangan Abi Thamrin serta Mama Ajengan.


Ia mengibaratkan seorang da’i, ulama, kiai, atau ustaz seperti dokter. “Seorang pendakwah harus mampu menganalisa penyakit umat secara tepat dan akurat. Ia juga harus memiliki ‘stok obat’ yang sesuai agar dakwahnya berhasil dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya, yang langsung disambut anggukan dan isak haru jamaah.


Puncak acara semakin menggetarkan ketika dilakukan penyerahan donasi simbolis untuk perjuangan kemerdekaan Palestina. Donasi sebesar Rp700 juta dari keluarga besar Pondok Pesantren Al Ihya Insan Kamil diserahkan oleh KH Dr Abdul Kodir. Aksi solidaritas ini menjadi bukti nyata bahwa semangat perjuangan tidak hanya berhenti pada lisan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan konkret.


Haul yang dihadiri ribuan jamaah setia ini kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh KH Dr Abdul Kodir MPd, Rektor STIT Insan Kamil Batutapak Kota Bogor. Doa-doa dipanjatkan untuk para masyayikh, untuk keselamatan bangsa, dan untuk kemenangan umat Islam di seluruh dunia.


Haul ke-4 Abi Thamrin bukan sekadar acara tahunan. Ia menjadi pengingat bahwa perjuangan dakwah adalah estafet panjang yang harus terus menyala—dari generasi ke generasi.

Jurnalis:
Drs Raden Wahyudin, BA
Dewan Redaksi