Cilegon – SN.News // Peresmian dan launching operasional serta peletakan batu pertama (ground breaking) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dilaksanakan secara serentak pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dipusatkan di SPPG Palmerah, Polres Jakarta Barat.
Sementara itu, untuk wilayah hukum Polda Banten, kegiatan dipusatkan di SPPG Tatag Trawang Tungga, Polres Kota Cilegon.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten Dede Rohana Putra, Wali Kota Cilegon H. Robinsar, Komandan Lanal Banten Kolonel Laut Catur Yogiantoro, serta Kapolres Kota Cilegon AKBP Martua Raja Tarpat Lau Silitonga.

Dalam sambutannya, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menyampaikan bahwa SPPG akan memberikan pelayanan makan bergizi gratis kepada para penerima manfaat mulai dari jenjang TK/PAUD, SD, SMP, SMA hingga pondok pesantren.
Kehadiran fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.“SPPG Tatag Trawang Tungga Polres Kota Cilegon akan memberikan pelayanan makan bergizi gratis bagi para penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan. Ini adalah wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujarnya.
Dari target awal sebanyak 18 unit, saat ini Polda Banten telah berhasil mempersiapkan 76 titik lokasi SPPG, dengan rincian 12 unit telah operasional, 11 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 53 unit masih dalam tahap pembangunan.
Sebanyak 12 unit SPPG diresmikan dan diluncurkan operasionalnya pada hari ini, sementara 15 unit lainnya melaksanakan ground breaking. Pembangunan SPPG merupakan hasil sinergi dan komitmen seluruh jajaran bersama pemerintah daerah, Yayasan Kemala Bhayangkari, serta para mitra.
“Pembangunan SPPG bukan sekadar program fisik, tetapi wujud nyata dukungan Polri terhadap percepatan program pemerintah dalam pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, menyusui, dan balita, sekaligus kontribusi menuju Indonesia Emas 2045,” kata Hendra.
Lebih lanjut dijelaskan, saat ini SPPG Polda Banten telah melayani 160 sekolah dengan total 34.381 penerima manfaat yang terdiri dari siswa, santri, dan golongan B3.
Rinciannya meliputi 56 TK, 64 SD, 25 SMP/sederajat, 13 SMA/sederajat, dan 2 pondok pesantren.Dari total 34.381 penerima manfaat tersebut, terdiri atas 30.014 siswa, 3.408 golongan B3, serta 959 santri.
Ke depan, apabila seluruh SPPG telah operasional, ditargetkan dapat melayani 690 sekolah dengan total penerima manfaat mencapai 228.313 orang, terdiri dari 195.600 siswa, 8.805 santri, dan 23.908 golongan B3.
Di akhir sambutannya, Wakapolda Banten menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Irwasda selaku penanggung jawab pengawasan SPPG di tingkat Polda serta para Kasatwil yang telah membangun SPPG secara bertahap.
“Peresmian dan ground breaking SPPG Polri ini menjadi tonggak awal untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat dan sejahtera, khususnya di Banten dan Indonesia,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak yatim dan relawan SPPG, dilanjutkan dengan pengguntingan pita serta peninjauan fasilitas SPPG Tatag Trawang Tungga. (Zainal Abidin)