Truk Tronton Bermuatan Besi Ulir Mundur Tak Terkendali di Tonjong, Lima Sepeda Motor Rusak

Brebes, Suluhnusantara.news | Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah truk tronton bermuatan besi ulir terjadi di Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Rabu (24/12/2025) sore. Insiden tersebut mengakibatkan lima unit sepeda motor serta satu bengkel mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.50 WIB di jalur tanjakan wilayah Kodim 0713/Brebes. Truk tronton bernomor polisi H 8078 OC yang dikemudikan Waluyo, warga Semarang, diketahui mengalami kendala saat menanjak sehingga berhenti untuk dilakukan perbaikan.

Berdasarkan keterangan di lapangan, pengemudi telah mengaktifkan rem tangan dan mengganjal roda sebelum turun untuk mengecek kondisi kendaraan. Namun, diduga akibat beratnya muatan besi ulir, truk justru bergerak mundur secara tiba-tiba dan tidak dapat dikendalikan.

“Truk mundur sendiri sejauh kurang lebih 500 meter. Sopir sempat berusaha mengejar, namun tidak berhasil,” ujar Babinsa Desa Linggapura Koramil 09/Tonjong, Serma Nopi Daryoto, di lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, truk menabrak dua sepeda motor milik anggota Polri yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Selain itu, tiga sepeda motor milik warga yang sedang diservis di bengkel milik Agus turut mengalami kerusakan. Bangunan bengkel juga terdampak akibat benturan.

Beruntung, tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Pemilik bengkel dan warga sekitar berhasil menyelamatkan diri saat truk meluncur mundur.

Dampak kecelakaan menyebabkan arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan, namun masih dapat dilalui secara bergantian. Sopir truk telah diamankan di Polsek Tonjong untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bati Tuud Koramil 09/Tonjong, Peltu Ibrahim, memerintahkan Babinsa Desa Linggapura bersama anggota Polsek Tonjong untuk segera mendatangi lokasi guna melakukan pengecekan, pendataan kerugian materiil, serta pengamanan situasi.

Selain itu, Babinsa juga mengimbau masyarakat dan pengemudi kendaraan bermuatan berat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tanjakan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kendaraan berat, khususnya saat berhenti di medan tanjakan dengan muatan berlebih. Pungkasnya. ( Rizal Sismoro )