
SUKABUMI — [ Suluhnusantara. News ] Momentum Hari Bumi Sedunia benar-benar dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat Kecamatan Cibadak. Tak sekadar seremonial, aksi nyata langsung digelar: ratusan warga turun ke jalan melakukan korve bersih-bersih di sepanjang jalur protokol. Rabu [ 22/4/2026 ].
Kepala Bidang Lingkungan Hidup, Arli Harliyana, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Setda yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi. Aksi korve dilakukan serentak di sejumlah ruas jalan utama, mulai dari Sukalarang, Cicurug, Kadudampit, Palabuhan II hingga Cibadak–Warungkiara, yang dibagi menjadi 8 segmen wilayah.
“Alhamdulillah saya ditugaskan di wilayah Cibadak. Kegiatan diawali apel pagi yang dipimpin Camat Cibadak, lalu langsung bergerak ke lapangan. Antusias masyarakat luar biasa, sekitar 200 orang ikut terlibat,” ujarnya.
Tak hanya masyarakat, aksi ini juga melibatkan berbagai stakeholder: sekolah, perangkat daerah, hingga pihak perusahaan. Ada yang turun langsung memungut sampah, ada pula yang memberikan dukungan logistik seperti karung dan air mineral.
Arli menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar aksi sesaat, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan jargon Presiden RI: Asri, Aman, Resik, dan Indah menuju Sukabumi yang Mubarakah.
Ia juga menyoroti kondisi perubahan iklim yang semakin tidak menentu. Meski memasuki musim kemarau, curah hujan masih tinggi. Karena itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan drainase dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk hemat air dan energi. Ini penting untuk keberlangsungan lingkungan hidup kita,” tambahnya.
Masalah sampah pun menjadi perhatian serius. Saat ini, kondisi TPA di Sukabumi disebut sudah over kapasitas. Namun, pemerintah daerah telah mulai berinovasi dengan menggandeng pihak swasta dalam pengolahan sampah menjadi energi berupa Refuse Derived Fuel (RDF).
“Ini butuh dukungan semua pihak, terutama masyarakat dari tingkat rumah tangga untuk mulai memilah sampah,” tegas Arli.
Sementara itu, Camat Cibadak, Mulyadi, mengatakan aksi bersih-bersih difokuskan di sepanjang jalur utama wilayahnya, dimulai dari rel kereta api Batu Nunggal hingga Jembatan Pamuruyan. Kegiatan juga dilakukan serentak di lima desa.
“Harapan kami sederhana tapi penting: jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke sungai dan jalan. Biasakan buang sampah pada tempatnya agar lingkungan tetap bersih dan sehat,” Pungkasnya.
Reporter : Idam [ Kaperwil Jabar ]
