Kota Kediri – SN.News // Masyarakat Kota Kediri sempat dibuat resah dengan viralnya kasus pelecehan seksual berupa begal payudara yang menimpa sejumlah anak di bawah umur. Menindaklanjuti laporan dan keresahan publik, Polres Kediri Kota bergerak cepat dan berhasil menangkap terduga pelaku berinisial MSS (30) di kediamannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga telah beraksi puluhan kali dengan menyasar anak-anak sekolah dasar di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri. Penangkapan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat, khususnya para aktivis perlindungan perempuan dan anak.
Ketua Umum Penyambung Suara Rakyat Indonesia (PSRI), Santosa Syahrian yang akrab disapa Bang Jack, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas respons cepat aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.
“Kasus ini menjadi perhatian serius kami karena para korban adalah anak-anak yang wajib kita lindungi bersama. Kami mendesak aparat penegak hukum memberikan hukuman maksimal agar menimbulkan efek jera. Kami juga akan mengawal proses hukum ini sampai tuntas,” ujarnya, Senin (16/02).
Senada dengan itu, Ketua Umum Komunitas Peduli Kediri (KPK), Roy Kurnia Irawan, mengatakan pihaknya turut menggerakkan jaringan masyarakat untuk membantu proses identifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang sempat viral di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait kasus ini agar segera melapor kepada kepolisian. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam pengungkapan kasus,” katanya.
Roy juga menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima, jumlah korban diduga lebih dari satu dengan lokasi kejadian yang berbeda.
Pihaknya mendorong agar setiap laporan korban diproses secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat Kediri dan diharapkan menjadi momentum penguatan pengawasan serta perlindungan terhadap anak di ruang publik.
Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara terang. (Iskandar-tim)*