Anggota DPRD Komisi II sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra Teddy Setiadi tuntut Agroindustri dan Pariwisata jadi Poros Ekonomi

Sukabumi – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi II dari Ketua Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, S.E., menyampaikan sikap tegas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Parungkuda. Ia meminta agar sektor agroindustri dan pariwisata ditetapkan sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan tahun anggaran mendatang.

Dalam paparannya, Teddy menjelaskan bahwa Kecamatan Parungkuda memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang kuat, mulai dari komoditas pangan hingga hasil hortikultura. Namun, menurutnya, selama ini potensi tersebut belum sepenuhnya memberikan nilai tambah maksimal bagi petani karena masih dominan dijual dalam bentuk bahan mentah.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk serius menjalankan program hilirisasi, seperti pembangunan sentra pengolahan hasil pertanian, pelatihan peningkatan kualitas produk UMKM, hingga dukungan pemasaran yang terintegrasi. “Kalau hasil pertanian bisa diolah di sini, kemasan bagus, pemasaran jelas, maka keuntungan tidak lari keluar daerah. Petani dan pelaku UMKM yang akan merasakan langsung dampaknya,” ujarnya.

Selain agroindustri, Teddy juga menyoroti potensi pariwisata Parungkuda yang dinilai strategis karena didukung akses transportasi dan kedekatan dengan pusat ekonomi. Ia meminta adanya penataan destinasi wisata, peningkatan sarana prasarana, serta promosi yang lebih terarah agar mampu menarik kunjungan wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal.

Menurutnya, penguatan dua sektor tersebut akan menciptakan efek berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, terbukanya lapangan kerja baru, hingga bertambahnya pendapatan asli daerah.

“Teddy juga menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda formal tahunan. Setiap usulan prioritas dari masyarakat harus dikawal hingga tahap penganggaran di tingkat kabupaten. “DPRD akan mengawal dan memastikan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat bisa masuk dalam skala prioritas,” tegasnya.

Musrenbang Kecamatan Parungkuda sendiri dihadiri unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan perangkat daerah terkait. Forum ini menjadi ruang penyelarasan antara aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sukabumi.

Dengan komitmen tersebut, Parungkuda diharapkan mampu berkembang menjadi kawasan ekonomi produktif berbasis agroindustri dan pariwisata yang berdaya saing, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Reporter : Idam ( Kaperwil Jabar