Pangkalpinang – suluhnusantara.news —
Cuaca ekstrem kembali menerjang para pedagang yang tergabung dalam APKLI. Setelah sebelumnya terjadi di kawasan Dealova, kali ini bencana serupa terjadi di lapak pedagang di kawasan Jembatan Emas pada Sabtu, 25 April 2026, sekitar pukul 10.25 WIB.
Berdasarkan pantauan di lokasi serta keterangan Ketua APKLI DPC Bukit Intan, Sudar, hampir seluruh bangunan yang dijadikan lapak jualan mengalami kerusakan parah, bahkan banyak yang roboh akibat terjangan cuaca buruk,sementara dilokasi juga terjadi pemadaman listrik sementara dikarenakan takut ada kabel yang telanjang akibat tertimpa seng dan spandek. Kondisi ini membuat para pedagang mengalami kerugian dan aktivitas jual beli terganggu.
Sudar Ketua DPC APKLI Bukit Intan berharap musibah ini dapat segera mendapat perhatian dan tindak lanjut dari Pemerintah Kota Pangkalpinang, khususnya dalam hal bantuan dan penanganan pascabencana bagi para pedagang yang terdampak.
Menanggapi kejadian yang menimpa PKL di Jembatan Emas, Ketua APKLI Kota Pangkalpinang menyampaikan turut prihatin.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, sekaligus perlunya dukungan pemerintah dalam melindungi dan membantu pelaku usaha kecil yang terdampak langsung di lapangan.
( Darmawan)
