Diduga Buang Limbah ke Drainase, Awak Media Sempat ada penekanan Dari Oknum Security di Kawasan Kabil

Batam – SN.News // Dugaan pembuangan limbah ke saluran drainase jalan terjadi di kawasan industri Kabil, tepatnya di sekitar area PT Ecogreen, Jumat (1/5/2026).Sebelum nya nya awak media mendapat informasi dari salah Satu EX Karyawan PT ECOGREEN Bahwa perusahaan melakukan pembuangan air Limbah saat Hari hujan, kalau hujan bang.

“Abang datang aja kesana nanti nampak berbusa air nya disaluran itu saat buang limbah,”ujarnya yang nama nya enggan disebutkan demi keamanan.

Kemudian awak media datang melakukan dokumentasi di lokasi serta mengambil sampel air dari saluran drainase yang diduga tercemar. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan botol sebagai bagian dari upaya pengumpulan data awal di lapangan.

Namun, saat hendak melakukan konfirmasi ke pihak perusahaan melalui pos keamanan, awak media justru mendapat respons kurang bersahabat dari salah satu oknum security yang diketahui bernama Agus.

Oknum tersebut membentak dan mempertanyakan dasar pengambilan foto serta sampel oleh wartawan.“Atas dasar apa kamu ambil foto dan sampel di sini?” ujar security tersebut dengan nada tinggi.

Meski awak media telah memberikan penjelasan secara baik-baik terkait tugas jurnalistik, pihak security tetap bersikeras dan terus mempertanyakan legalitas pengambilan sampel, bahkan meminta surat perintah tugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Awak media menjelaskan bahwa kegiatan peliputan tidak memerlukan surat perintah dari DLH, karena merupakan bagian dari kerja jurnalistik. Namun, penekanan dari pihak keamanan terus berlanjut, disertai pernyataan bahwa perusahaan telah memiliki dokumen AMDAL.

Situasi sempat memanas, namun awak media memilih menghindari konflik lebih lanjut. Untuk menjaga kondusivitas, awak media kemudian menghubungi pihak Reskrimsus Polda Kepri serta anggota DPRD Komisi III guna melaporkan kejadian tersebut.

Tidak lama setelah itu, sikap pihak security berubah dan mempersilakan awak media untuk kembali mengambil sampel. Bahkan, yang bersangkutan juga meminta berfoto bersama awak media sebagai bentuk dokumentasi laporan internal.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak manajemen PT Ecogreen guna memperoleh klarifikasi resmi terkait dugaan pembuangan limbah tersebut.

Kasus ini diharapkan dapat menjadi perhatian pihak terkait, khususnya instansi lingkungan hidup, untuk melakukan penelusuran dan memastikan tidak terjadi pelanggaran yang dapat merusak lingkungan di kawasan tersebut. (Tim Investigasi)*