Kreativitas Warga Cethok Trenggalek Tembus Pasar Global, Cable Drum Diekspor ke Taiwan

Trenggalek – SN.News // Kreativitas dan ketekunan masyarakat Dusun Cethok, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, patut diapresiasi. Di tengah tantangan ekonomi global, sebuah usaha lokal mampu menembus pasar internasional melalui ekspor produk berbahan kayu berupa cable drum (gulungan kabel) ke Taiwan.

Pada Selasa, 21 April 2026, CV Arrifindo Raya Trenggalek berhasil melakukan pengiriman ekspor cable drum ke Taiwan. Proses stuffing atau pemuatan barang dilakukan di dua lokasi, yakni di wilayah Trenggalek dan Krian, Sidoarjo.

Perusahaan ini menjadi salah satu pelopor di daerah yang mampu bersaing di pasar global dengan memanfaatkan bahan baku lokal dari kayu asal Trenggalek. Tidak hanya itu, sebagian besar tenaga kerja yang dilibatkan merupakan masyarakat sekitar, sehingga turut membantu mengurangi angka pengangguran di wilayah tersebut.

Dengan peralatan yang relatif sederhana, para pekerja lokal mampu menghasilkan produk berkualitas ekspor. Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas dan ketekunan masyarakat mampu menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan di era globalisasi.

Owner CV Arrifindo Raya, Arif, dikenal sebagai sosok sederhana dengan loyalitas tinggi terhadap karyawan dan lingkungan sekitar. Ia dinilai berhasil membangun hubungan sosial yang harmonis di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Dalam wawancara dengan awak media, Arif menyampaikan harapannya agar usaha yang dijalankan dapat terus bertahan di tengah dinamika geopolitik global yang tidak menentu.

“Kami berharap pasar global tetap terbuka, sehingga usaha ini bisa bertahan bahkan berkembang. Harapannya harga pasar juga bisa seimbang dengan biaya produksi,” ujarnya.

Ia juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari pihak terkait untuk pembinaan serta pengembangan usaha lokal agar semakin maju, khususnya di wilayah Trenggalek.

Sekitar pukul 15.30 WIB, satu kontainer 40 feet berisi cable drum diberangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk selanjutnya dikirim ke Taiwan.

Pewarta: Sugeng