Mulai Terendus, Diduga Oknum Mafia BBM di Bener Meriah, APH Jangan Diam

Banda Aceh, Suluhnusantara News – Pegiat Pemerhati Publik dan Migas Regional Sumatera, Rahmatullah, SH, sebutkan hasil investigasi dan telusuran tim media di Kabupaten Bener Meriah, mulai terendus para oknum mafia bahan bakar minyak (BBM), terutama bersubsidi.

Menurut Aktivis mobile lintas Sumatera itu, berdasarkan informasi diperolehnya, terdapat beberapa temuan indikasi pelanggaran dan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah oknum mafia disinyalir kerjasama dengan beberapa pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat.

“Dugaan penyalahgunaan itu terjadi setiap hari nya siang dan malam sehingga BBM dialokasikan untuk masyarakat terkesan dirampas diam-diam oleh para oknum mafia bekerjasama dengan pihak oknum SPBU,” kata Rahmanullah, SH, Sabtu, 07 September 2024.

Menurut informasi dilapangan, sambung Pegiat Pemerhati Migas tersebut, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di kawasan Bener Meriah tersebut sudah terang-terangan kangkangi aturan hukum perundang-undangan minyak dan gas (Migas) yang berlaku beserta turunannya oleh oknum mafia dan pihak oknum SPBU.

“Terendus pula perbincangan sumber akurat dan terpercaya, diduga yang back up pelanggaran dan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU di Bener Meriah disinyalir oknum aparat negara, benarkah,” tanya Rahmanullah, SH, akrab disapa Uul Buser.

Rahmanullah berharap kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) agar tidak hanya berdiam diri dan terkesan menonton perbuatan merugikan negara dan masyarakat tersebut, bola ada oknum APH diduga terlibat diminta kepada Propam dan Provos lakukan tindakan tegas.*

Reporter : QQ

Mulai Terendus, Diduga Oknum Mafia BBM di Bener Meriah, APH Jangan Diam

Banda Aceh, Suluhnusantara News – Pegiat Pemerhati Publik dan Migas Regional Sumatera, Rahmatullah, SH, sebutkan hasil investigasi dan telusuran tim media di Kabupaten Bener Meriah, mulai terendus para oknum mafia bahan bakar minyak (BBM), terutama bersubsidi.

Menurut Aktivis mobile lintas Sumatera itu, berdasarkan informasi diperolehnya, terdapat beberapa temuan indikasi pelanggaran dan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah oknum mafia disinyalir kerjasama dengan beberapa pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat.

“Dugaan penyalahgunaan itu terjadi setiap hari nya siang dan malam sehingga BBM dialokasikan untuk masyarakat terkesan dirampas diam-diam oleh para oknum mafia bekerjasama dengan pihak oknum SPBU,” kata Rahmanullah, SH, Sabtu, 07 September 2024.

Menurut informasi dilapangan, sambung Pegiat Pemerhati Migas tersebut, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di kawasan Bener Meriah tersebut sudah terang-terangan kangkangi aturan hukum perundang-undangan minyak dan gas (Migas) yang berlaku beserta turunannya oleh oknum mafia dan pihak oknum SPBU.

“Terendus pula perbincangan sumber akurat dan terpercaya, diduga yang back up pelanggaran dan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU di Bener Meriah disinyalir oknum aparat negara, benarkah,” tanya Rahmanullah, SH, akrab disapa Uul Buser.

Rahmanullah berharap kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) agar tidak hanya berdiam diri dan terkesan menonton perbuatan merugikan negara dan masyarakat tersebut, bola ada oknum APH diduga terlibat diminta kepada Propam dan Provos lakukan tindakan tegas.*

Reporter : QQ