Muscab PKB Pekalongan 2026: Empat Nama Muncul sebagai Calon Ketua DPC, Konsolidasi Partai Diperkuat

PEKALONGAN – Suluhnusantara. News – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pekalongan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Senin, 20 April 2026, di Pendopo 88 Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Mengusung tema “Kemenangan Adalah Tradisi, Jalan Pengabdian, Langkah Kader Sejati”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan arah kepemimpinan partai ke depan.

Berbeda dengan periode sebelumnya, Muscab kali ini tidak langsung menetapkan ketua terpilih. Forum difokuskan pada proses penjaringan dan pengusulan nama-nama calon Ketua DPC yang selanjutnya akan diproses oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Dari hasil forum, sejumlah nama telah diusulkan sebagai calon Ketua DPC, yakni H. Asip Qolbihi, H. Abdul Munir, Hj. Hindun, dan Hj. Sumarwati. Nama-nama tersebut akan menjadi bahan pertimbangan DPP dalam menentukan kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Pekalongan ke depan.

Meski demikian, forum tetap membuka ruang aspirasi seluas-luasnya. Sejumlah peserta dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), termasuk PAC Kandangserang, turut mengusulkan nama tambahan seperti H. Sukirman, Abdul Hamid, dan Edy Hariyanto untuk masuk dalam daftar pertimbangan, baik untuk kepengurusan Tanfidz maupun Dewan Syuro.

Selain itu, sejumlah nama juga mencuat sebagai usulan untuk kepengurusan Dewan Syuro, di antaranya KH. Mansyur, , KH. Saiful Bahri, Hj. Nandiroh, Abdurrahman, Nyai Hj. Anis Jati Hikmah, Hj. Srinatun, Hj. Mahmudah, Samsul Bahri, Abdul Azim, hingga Muhammad Nur Kholis. Seluruh nama tersebut masih bersifat usulan dan akan dirumuskan lebih lanjut sebelum disampaikan ke DPP.

Ketua Panitia Muscab, Syamsul Bahri, menegaskan bahwa peran DPC dalam forum ini adalah menjaring dan mengusulkan kandidat, sementara keputusan akhir tetap menjadi kewenangan DPP.

“Dalam Muscab ini, kami menjaring dan mengusulkan calon Ketua DPC. Penetapan akhir tetap dilakukan oleh DPP,” ujarnya.

Seluruh nama yang diusulkan telah diterima dalam forum dan akan menjadi bahan resmi dalam proses selanjutnya. Pimpinan sidang juga membuka kesempatan bagi peserta untuk mengajukan kandidat tambahan di luar daftar yang telah disampaikan.

Dalam pelaksanaannya, panitia mengakui masih terdapat kendala terkait kehadiran peserta yang belum sepenuhnya memenuhi kuorum. Namun demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat forum untuk tetap berjalan secara lancar dan produktif.

Selain agenda penjaringan kepemimpinan, Muscab juga dimanfaatkan sebagai ruang penyampaian arahan strategis kepada para kader. Peserta diingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang optimal serta sikap politik yang santun.

Kader juga didorong untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang belum terakomodasi, serta memastikan setiap komitmen diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.

Penguatan kapasitas kepemimpinan kader turut menjadi perhatian utama. DPC PKB Kabupaten Pekalongan didorong untuk menyusun program peningkatan kualitas kepemimpinan guna menjalankan amanat partai secara optimal.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti berbagai catatan dan arahan yang telah disampaikan, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat soliditas organisasi serta menjaga tradisi kemenangan partai.( Ari)