Murung Raya,SN.News – Ribuan warga Kecamatan Barito Tuhup Raya (Batura) memadati lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Murung Raya pada hari Selasa (14/4/2026). Program yang dikelola melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DiskopUKMPerindag) hadir sebagai angin segar bagi masyarakat tengah menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok di daerah tersebut.
Kegiatan yang berpusat di Desa Dirung Sararong tidak hanya menjangkau warga setempat, melainkan juga beberapa desa lain di wilayah Kecamatan Batura. Tujuan utama digelarnya program ini adalah memberikan akses mudah terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pangan tingkat daerah.
Camat Barito Tuhup Raya, Sularno, S.Pd., M.Si, menegaskan bahwa GPM merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah yang dekat dengan lapisan masyarakat.
“Gerakan Pangan Murah adalah langkah strategis untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga jauh lebih murah dibandingkan pasar umum. Kami di pihak kecamatan mendukung penuh pelaksanaannya karena manfaatnya langsung dirasakan oleh rakyat,” ujarnya saat ditemui awak media usai membuka kegiatan.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari, tepatnya pukul 07.00 WIB. Banyak di antaranya datang dengan membawa troli atau keranjang khusus untuk membawa pulang paket sembako yang ditawarkan. Kepala Desa Dirung Sararong, Nopen Hartawan, menjelaskan bahwa setiap paket sembako hanya dikenakan biaya Rp 52.000.
“Dalam satu paket sudah mencakup beras sebanyak 10 kg, gula pasir 1 kg, dan minyak goreng 1 liter. Jika dihitung secara rinci, selisih harga dengan di pasar umum cukup signifikan dan sungguh meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah,” jelas Nopen.
Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Pemkab Murung Raya kepada warga di wilayahnya. “Kami sangat berharap program ini bisa berjalan secara berkelanjutan, sejalan dengan semangat pembangunan ‘Murung Raya Hebat’ yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Kepala Bidang Perdagangan DiskopUKMPerindag Kabupaten Murung Raya, Seniwati, S.Sos., M.IP, yang mewakili Kepala Dinas Roy Cahyadi, S.IP., M.Si, menyampaikan bahwa target utama program GPM adalah rumah tangga kurang mampu. Selain itu, program ini juga berperan sebagai instrumen penting dalam pengendalian inflasi di tingkat daerah.
“Kita ingin memastikan bahwa ketersediaan pangan di wilayah Murung Raya tetap terjaga dengan baik dan harga tidak melambung tinggi secara tidak terkendali. Melalui program GPM ini, kami berharap dapat membantu daya beli masyarakat tetap stabil sehingga kualitas hidupnya juga meningkat,” ujar Seniwati.
Respon positif juga datang langsung dari para penerima manfaat. Hadiani Uwe, salah seorang warga Desa Dirung Sararong, mengaku sangat terbantu dengan digelarnya kegiatan ini.
“Terima kasih banyak kepada Pemkab Murung Raya. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin dan bahkan bisa diperluas ke wilayah lain agar lebih banyak orang yang mendapatkan manfaatnya,” harapnya sambil sedang mengantri untuk membeli paket sembako.
Melalui sinergi yang erat antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa, diharapkan stabilitas pangan dan daya beli masyarakat di seluruh pelosok Murung Raya dapat terus terjaga dengan optimal untuk mendukung kemajuan daerah.
(M.Ilmi)
