PEKALONGAN – Suluh nusantara news – Proyek pengerjaan pengaspalan jalan desa di Dusun Krajan tepatnya dijalan pesawahan Desa Randumuktiwaren Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan diduga tidak transparan dan kurang layak karena dinilai jauh dari standar nasional dan tidak sesuai prosedur yang ada.
Seorang warga bernama M menyampaikan kejangggalan dan ketidaktransparan itu kepad awak media pada Senin(28 Desember 2023) lalu.
“Selama pengerjaan proyek pengaspalan jalan desa tersebut tidak terlihat papan nama untuk proyek pengaspalan jalan, dari awak media selaku kontrolsosial, warga desa setempat tidak mengetahui dari mana anggaran besarnya berapa dan berapa volume proyek tersebut, kami tidak tau, hanya tau kalau pengaspalan itu dari desa, ucapnya.
Ketika awak media pada Rabu (25 Desember 2023) mencoba meminta keterangan kepada Kades Randumuktiwaren, lewat seluler, wa maupun telfon tidak di balas.dan dari awak media sudah 2 kali ke kantornya tidak pernah ada di tempat..
Menurut keterangan Perangkat Desa Pak su selaku Kadus dan TPK pengaspalan ketika dimintai keterangan terkait proyek pengaspalan jalan desa tersebut mengatakan bahwa sumber dana anggaran untuk proyek pengaspalan jalan Desa Randumuktiwaren tersebut tidak tau dari mana anggaran pengaspalan tersebut juga tidak tau dan hanya bilang.kalau mau menanyakan terkalit pengaspalan langsung sama Pak Kades mas …semua sama pak kades..saya hanya kadus saja.tidak tau apa apa . .,” kata Pak Kadus Desa Randumuktiwaren kepada awak media Sinar Pos.co.id pada Rabu, (25 desember 2023).
Namun sampai berita ini dirilis belum ada nampak pemasangan papan nama proyek pengaspalan jalan desa tersebut hingga saat ini dan kades desa Randumuktiwaren juga susah dihubungi.singkatnya
(ARIYANTO / AZIZ)
