SMK Muhammadiyah 1 Bumiayu Buka Bengkel Gratis 24 Jam untuk Kendaraan Korban Banjir Bandang

BREBES, Suluhnusantara.news – SMK Muhammadiyah 1 Mutubumi Bumiayu menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga terdampak banjir bandang di wilayah Bumiayu, Kabupaten Brebes, dengan membuka bengkel gratis 24 jam bagi kendaraan yang mogok atau rusak akibat menerjang air bah.

Melalui program layanan sosial ini, para relawan sekolah melakukan sistem jemput kendaraan di lokasi. Bahkan, pihak sekolah menyediakan alat berat untuk membantu proses evakuasi kendaraan yang sulit dijangkau, kemudian membawanya menuju bengkel SMK Muhammadiyah 1 Mutubumi Bumiayu untuk dilakukan perbaikan.

Kepala SMK Muhammadiyah Bumiayu Faiz Hanani melalui Humas SMK Muhammadiyah 1 Bumiayu, Yuli Supriyanto, MT, menjelaskan bahwa layanan darurat yang disediakan mencakup berbagai jenis perbaikan, baik ringan maupun berat.

“Layanan kami meliputi perbaikan mesin mati, karburator, dan kelistrikan yang terendam banjir, serta penggantian oli gratis. Semua servis disubsidi penuh oleh sekolah sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” jelasnya.

Program ini dijalankan melalui kerja sama tim SAR SMK Muhammadiyah 1 Bumiayu bersama Disaster Management Center (MDMC). Layanan akan terus diberikan hingga dipastikan tidak ada lagi kendaraan warga yang rusak akibat banjir.

Meski demikian, Yuli mengakui kapasitas layanan per hari hanya sekitar dua kendaraan, mengingat keterbatasan tenaga pendamping guru dan fasilitas mobil operasional.

Sejauh ini, sejumlah kendaraan telah berhasil diperbaiki langsung oleh para siswa yang bertugas sebagai relawan sekaligus teknisi, di bawah pengawasan guru pembimbing. Kegiatan ini tidak hanya membantu warga, tetapi juga menjadi sarana praktik lapangan bagi para siswa dalam situasi kemanusiaan.

“Ini adalah bentuk nyata komitmen SMK Muhammadiyah 1 Bumiayu untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan bantuan,” tegas Yuli.

Program bengkel gratis ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi dapat hadir sebagai solusi langsung bagi masyarakat, terutama saat bencana melanda. ( Rizal Sismoro )