Tingkatkan Akurasi Layanan dan Transparansi Klaim, RSUD dr. Iskak Gelar Workshop Koding INA-CBGs dan iDRG

Tulungagung – SN.News | Untuk meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan kesehatan, RSUD dr Iskak Tulungagung menggelar Workshop Ketepatan Koding INA-CBGs dan iDRG, pada Jumat (30/01/2026) di Ruang Auditorium IDIK.

Acara yang dibuka langsung oleh Direktur RSUD dr. Iskak, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A., M.Kes ini sebagai upaya untuk Optimalisasi Klaim Tanpa Fraud. Workshop kali ini dihadiri oleh jajaran manajemen, pejabat struktural, serta tim fasilitator koding nasional yang dipimpin oleh Gandi Agusniadi, BBA., SE., C.DCAP.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Direktur RSUD dr. Iskak, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A., M.Kes, menekankan setiap tindakan medis yang diterima pasien harus tercatat detail dan jelas dalam rekam medis.

“Rekam medis bukan sekadar catatan, tapi bukti sah pelayanan yang diberikan kepada pasien dan menjadi dasar utama dalam proses administrasi klaim kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengisian dokumen yang lengkap sangat penting untuk memastikan pasien mendapatkan hak pelayanannya secara transparan. Workshop ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara dokter (DPJP), tenaga kesehatan, petugas koding (koder), hingga tim verifikator.

Melalui sistem INA-CBGs dan pengenalan sistem baru iDRG, rumah sakit berupaya memastikan bahwa tarif pelayanan yang diklaim kepada JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) benar-benar sesuai dengan pelayanan yang diberikan di lapangan.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam kegiatan ini antara lain:

  • Ketepatan Diagnosa: Menghindari kendala administrasi seperti klaim yang tertunda atau dikembalikan.
  • Pencegahan Fraud: Memastikan seluruh proses klaim dilakukan secara jujur, akurat, dan sesuai aturan yang berlaku.
  • Peningkatan Standar Mutu: Memberikan pemahaman mendalam bagi seluruh tim agar memiliki kemampuan yang setara dalam mengelola sistem koding rumah sakit.

Dengan adanya kegiatan ini, RSUD dr. Iskak berharap dapat meminimalisir kendala teknis dalam pengajuan klaim, sehingga manajemen rumah sakit dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

“Saya berharap seluruh peserta agar selalu menerapkan standar mutu tinggi. Mudah-mudahan langkah ini membawa perlindungan dan kelancaran dalam memberikan layanan kepada masyarakat,” tandasnya. (Juna**)