Cilegon. – SN.News // Achmad Dimyati Natakusumah Wakil Gubernur Banten menyampaikan Dalam sambutanya memberikanpesan penting kepada Pemerintah Kota Cilegon.Dalam acara Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota Cilegon ke-27 yang digelar di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Kota Cilegon .Senin (27/4/2026)
Menurut Dimyati pemerintah kota Cilegon mengibaratkan sistem pemerintahan seperti sebuah perusahaan.Kalau eksekutif itu sebagai direksi, legislatif itu komisaris, maka masyarakat adalah pemegang saham.
“Artinya, kalau kita ingin sejahtera, kita harus mensejahterakan masyarakatnya terlebih dahulu,”kata Dimyati Natakusumah Bahwa posisi rakyat dalam pemerintahan adalah yang paling utama.
Bahkan, menurutnya, rakyat merupakan “bos” sesungguhnya karena menjadi pihak yang memberikan mandat sekaligus membiayai jalannya pemerintahan.Dimyati juga menyoroti pentingnya pelayanan dan pengayoman dari pemerintah kepada masyarakat.
Esensi otonomi daerah harus dimaknai sebagai upaya menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat secara luas dan pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat
Kita harus mendorong pemerintah untuk bisa melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan dengan begitu masyarakat merasa memiliki daerah nya dan ikut berperan aktif.
“Banyaknya ratusan perusahaan kelas berat dan menengah berdiri di kota Cilegon dan nilai investasi sangat besar dan bisa menambah penghasilan asli daerah (PAD) Kota Cilegon Dan sangat disayangkan pajak yang masuk paling besar ke Jakarta di bandingkan ke kota Cilegon sendiri karena Perusahaan perusahaan kelas berat yang ada di kota Cilegon hampir mayoritas kantor pusatnya di Jakarta,”tutup Dimyati Natakusumah (Jaenal Abidin)
