Warga Mororejo Geram : Debu, Asap, dan Truk Raksasa Mengganggu Warga, Gudang Pengolahan Limbah Kaca Disidak DLH

Kendal ~ suluhnusantara.news || Keresahan Warga Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal akhirnya memuncak. Sebuah gudang pabrik pengolahan limbah kaca disidak langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal, Aris Irwanto, beserta Stafnya, pada Senin (20/4/2026), menyusul banyaknya keluhan terkait aktivitas operasional yang dinilai mengganggu lingkungan sekitar.

Warga mengeluhkan lalu lalang truk besar yang keluar masuk lokasi pabrik. Selain memenuhi badan jalan, kendaraan tersebut juga menimbulkan debu tebal dan asap hitam pekat yang mencemari udara. Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan truk parkir di sepanjang jalan desa, sehingga menghambat aktivitas warga.

“Sering ada truk besar keluar masuk, jalannya jadi sempit. Debunya itu lho, sama asapnya kadang hitam pekat. Warga jelas terganggu,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak berdiri, belum pernah ada komunikasi atau sosialisasi resmi dari pihak pengelola kepada masyarakat sekitar. Bahkan, pada sekitar tahun 2020, lokasi tersebut sempat didemo warga, namun hasilnya tidak jelas hingga kini.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DLH Kendal menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan lapangan dan menemukan adanya indikasi ketidaktertiban administrasi.

“Kami sudah lakukan inspeksi. Saat itu pihak perusahaan belum bisa menunjukkan kelengkapan dokumen perizinan. Kami beri waktu tiga hari untuk melengkapi dan menunjukkan ke kantor DLH,” tegasnya, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, apabila pihak perusahaan tidak memenuhi panggilan tersebut, DLH bersama instansi terkait akan kembali melakukan tindakan lanjutan ke lokasi.Di sisi lain, sejumlah aktivis di Kendal turut menyayangkan kondisi tersebut.

Mereka menilai, keberadaan industri seharusnya memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan dampak negatif.“Kalau tidak dikelola dengan baik, ini bisa jadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan warga.

Pemerintah harus tegas, jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” ujar salah satu aktivis.Kasus ini kini menjadi sorotan publik, sekaligus ujian bagi ketegasan pemerintah daerah dalam menegakkan aturan lingkungan dan perizinan usaha. Warga Mororejo berharap ada langkah nyata, bukan sekadar inspeksi tanpa tindak lanjut. (DheRoji)