Pelatihan Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan

Banyuwangi ~SN.News | Pelatihan penangkapan ikan ramah lingkungan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran nelayan dalam menggunakan alat tangkap yang berkelanjutan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyelenggarakan berbagai pelatihan serupa guna meningkatkan kapasitas nelayan serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan laut.

Beberapa contoh pelatihan yang telah dilakukan antara lain:Pelatihan Pembuatan Alat Tangkap Ramah Lingkungan: Pelatihan ini membekali nelayan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat alat tangkap seperti gill net (jaring insang) yang dirancang untuk meminimalkan tangkapan sampingan (bycatch) dan mengurangi kerusakan habitat laut.

Pelatihan Penangkapan Berdasarkan Musim: Nelayan diajarkan pentingnya melakukan penangkapan ikan pada musim yang tepat, seperti di luar masa pemijahan dan pertumbuhan ikan, guna menjaga keberlanjutan populasi ikan.

Penggunaan Alat Tangkap Selektif: Pelatihan ini memperkenalkan alat tangkap seperti purse seine (jaring lingkar) yang dirancang untuk menangkap jenis ikan tertentu, sehingga dapat menghindari tangkapan ikan yang dilindungi atau belum layak konsumsi.

Dengan mengikuti pelatihan ini dan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, nelayan dapat:

•Menjaga kelestarian sumber daya ikan.

•Mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem laut.

•Meningkatkan hasil tangkapan yang berkualitas.

•Meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan.

Pelatihan semacam ini menjadi langkah penting dalam mendorong perikanan yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan di Indonesia.

Pewarta : Kancil)*