Dua Lansia di Majenang Butuh Perhatian: BPJS Tidak Aktif dan Minim Fasilitas Kesehatan

CILACAP – SN.News // Warga Dusun Jati Luhur RT 02/05, Desa Padang Jaya, Kecamatan Majenang, menyampaikan keluh kesah terkait kondisi kesehatan dua lansia yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

Salah satunya adalah Haryudi (62) yang telah menderita stroke selama kurang lebih satu tahun. Kondisi tersebut membuat aktivitas hariannya sangat terbatas dan bergantung penuh pada bantuan keluarga.Istrinya, Tarmi (64), berharap agar kepesertaan BPJS Kesehatan milik suaminya yang saat ini tidak aktif dapat segera diaktifkan kembali.

Ia mengaku biaya pengobatan menjadi beban berat, sementara suaminya membutuhkan kontrol dan perawatan rutin.

“Kami berharap BPJS bisa diaktifkan kembali dan ada bantuan kursi roda, karena untuk berobat kami sangat kesulitan,” ujar Tarmi.

Selain itu, keluarga juga sangat membutuhkan bantuan kursi roda guna mempermudah mobilitas saat menjalani pengobatan.

Di lokasi yang sama, terdapat pula Marniyah (81) yang telah mengalami sakit sejak tahun 2015. Karena faktor usia dan kondisi fisik yang melemah, ia kesulitan berjalan dan hanya bisa beraktivitas dengan bantuan keluarga.

Anaknya, Wasinah (51), menyampaikan bahwa ibunya sangat membutuhkan kursi roda, baik untuk berjemur di pagi hari maupun saat berobat ke rumah sakit daerah.

“Ibu sangat membutuhkan kursi roda untuk berjemur dan saat berobat ke RSUD. Kami berharap ada perhatian karena kondisi ibu sudah lama sakit,” ungkap Wasinah.

Selama ini, keluarga harus membantu secara manual setiap kali hendak membawa Marniyah berobat, yang tentu cukup menyulitkan.

Kedua keluarga lansia tersebut berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun instansi terkait, khususnya dalam hal pengaktifan kembali BPJS serta bantuan fasilitas kesehatan seperti kursi roda.

Mereka berharap langkah konkret segera diambil agar dapat meringankan beban keluarga sekaligus menunjang proses pengobatan yang tengah dijalani.(Purwanti)