Brebes. Suluhnusantara.news | Sebanyak 14 Kepala Desa (Kades) Antar Waktu resmi dilantik oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, di Pendopo Brebes, Senin (20/4/2026). Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan desa serta memperkuat peran desa sebagai pilar utama pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Paramitha menegaskan bahwa desa memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional. Karena itu, kepala desa dituntut menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas.
“Pemerintahan desa adalah ujung tombak pelayanan publik. Kepala desa harus mampu mengelola rumah tangga desa sekaligus menjalankan kebijakan pemerintah pusat dan daerah secara efektif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kepala desa antar waktu merupakan hasil musyawarah desa, sebagai bentuk mekanisme demokrasi yang mengedepankan nilai kebersamaan dan mufakat dalam menentukan kepemimpinan di tingkat desa.
Lebih lanjut, Paramitha menekankan bahwa masa jabatan kades antar waktu hanya melanjutkan sisa masa jabatan sebelumnya, sesuai ketentuan perundang-undangan. Oleh karena itu, para kades diminta melanjutkan program pembangunan yang telah dirancang secara optimal.
“Lanjutkan program yang sudah berjalan dengan baik, serta tingkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat agar lebih cepat, tepat, dan responsif,” tegasnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya keselarasan antara perencanaan pembangunan desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Fokus pembangunan saat ini mencakup pengentasan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, serta peningkatan pendapatan asli daerah.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat persatuan masyarakat. Kepala desa diharapkan mampu menjalankan pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Adapun 14 kepala desa yang dilantik meliputi:
Juni Sunendar (Desa Bentar, Kecamatan Salem), Jajang (Desa Indrajaya, Kecamatan Salem), Mokh. Idi Fitriadi (Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari), M. Faqih Usman (Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba), Rakhmanto (Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba), Maunah (Desa Randusari, Kecamatan Losari), Nurazizah (Desa Ciampel, Kecamatan Kersana), Daningsih (Desa Jatimakmur, Kecamatan Songgom), Wasori (Desa Songgom, Kecamatan Songgom), Muhaimin (Desa Batursari, Kecamatan Sirampog), Darto (Desa Plompong, Kecamatan Sirampog), Khalimi (Desa Benda, Kecamatan Sirampog), Suwandi (Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan), dan Mashuri (Desa Pende, Kecamatan Banjarharjo).
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang efektif serta mendorong percepatan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Pungkasnya ( Rizal Sismoro )
