Awas !!Penipuan Bermodus Calon Abk Dengan memberikan KTP Palsu Untuk Bon Lalu Kabur ,Di Duga Sindikat

Pemalang -Suluhnusantara.News | Modus baru penipuan dengan menggunakan KTP palsu marak di Pemalang dan sekitarnya tak tanggung tanggung nakoda kapal yang bernama untung asal kota Tegal tertipu calon Abk asal Pemalang ,Tegal ,dan Brebes.

Diduga sindikat pemalsuan dokumen untuk modus penipuan korban pun melapor ke Polsek Taman ,di situ pelaku akan di kenakan pasal berlapis terkait penipuan dan pemalsuan dokumen,seperti penuturan dari salah satu penyidik di Polsek taman,

“ini bisa terkena pasal berlapis tapi kita fokus ke penipuanya”, ungkapnya,

Kasus penipuan yang melibatkan uang ,di atur dalam pasal 378 KUHP ,terkait dengan pemalsuan dokumen negara atau pemalsuan identitas akan di kenakan pasal 263 KUHP ,Pihak korban(untung) pun menjelaskan kronologi kejadian ,berawal dari saudara Andi santoso yang mendapatkan no korban (untung) dari pak Darmo temen mas untung yang sama sama nakoda satu bos.

Pada Rabu siang 4/6/2025 sekitar jam 14:00 Andi santoso menghubungi korban bahwa ada 3 orang yang mau ikut berlayar sama pak untung ( nakoda) dengan minta bon awal nya 5 juta per orang,oleh korban di setujui tapi tidak sekarang ,Keesokan harinya pada hari kamis 5 Juni 2025 sekitar 15:00 korban di temani oleh pak Didi Hanafi memberikan bon kepada pelaku masing masing 6 JT rupiah untuk 4 orang yaitu,saudara tegu,Akrom,Ari,dan Andi di rumah Yanto yang beralamat di desa taman dusun kali Baros,

“Selanjutnya keesokan harinya di hubungi no tersebut tak aktif semua kami pun kembali ke rumah tempat pemberian bon akb di rumah Yanto dan memang benar semua sudah tidak ada rumah pun terkunci,”jelasnya

Merasa di tipu pihak korban (untung) nahkoda dan pengurus kapal pak Didi pun melaporkan peristiwa itu ke Polsek Taman di bantu oleh temanya (agung)yang berdomisili di bojongbata kabupaten Pemalang,Keesokan harinya kami kembali ke Polsek untuk meminta kepada pak Kanit (Bayu) untuk kelokasi tempat kejadian di desa taman dusun kali Baros ,dan benar saja tempat tersebut sudah kosong hanya ada satu penghuni yang bernama Santo (agusiswago),

Menurut pernyataan dari sodara Yanto pemilik rumah tempat kejadian penipuan “saya tidak kenal semua hanya satu yang saya kenal itu pun kenalan di jalan wong aku Yo wong ndalan pak” katanya ,

Merasa janggal pihak Polsek taman pun menghubungi,” Kadus taman yang membenarkan bahwa mereka sindikat tak masuk akal keteranganya,”ungkap pak kadis

Tak sampai di situ tim dari Polsek taman yang di bantu oleh Kadus terkait memastikan bahwa KTP yang di gunakan itu semua palsu ,”Semua itu sudah di rencanakan dan mereka itu jelas jelas sindikat penipuan yang profesional,” tegasnya.

“Maka dari itu kita akan kawal trus sampai tuntas semua kasus yang menimpa teman teman nahkoda bisa terungkap ,”pungkas agung salah satu LSM asal Pemalang.(Kais)