Bhabinkamtibmas Bumiayu Bersama Warga Bangun Jalan Darurat dan Bersih-Bersih Pasca Banjir Bandang

Brebes, Suluhnusantara.news – Pasca banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, jajaran Polsek Bumiayu bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak. Minggu (9/11/2025), Bhabinkamtibmas Desa Kalinusu dan Desa Kalierang turun langsung bersama warga bergotong royong memperbaiki fasilitas umum yang rusak serta membersihkan lumpur sisa banjir.

Di Desa Kalinusu, Aipda Didi Ardiansyah bersama Babinsa dan Kepala Desa Kalinusu bahu membahu membuat jalan darurat sepanjang sekitar 15 meter di sebelah utara Jembatan Merah Putih Sungai Pemali. Jembatan tersebut sempat terputus akibat krapyak bambu hanyut diterjang derasnya arus sungai.

“Kami bersama Babinsa dan Kepala Desa serta warga membuat jalan darurat agar masyarakat tetap bisa menggunakan Jembatan Merah Putih yang bagian utaranya hanyut akibat banjir,” ujar Aipda Didi Ardiansyah.

Sementara itu, di Desa Kalierang, Bhabinkamtibmas Aipda Sufendi, S.H. bersama guru SDN Kalierang 3 dan 4 serta Karang Taruna melaksanakan kegiatan bersih-bersih lumpur yang masuk ke ruang kelas dan halaman sekolah akibat banjir bandang pada Sabtu (8/11).

Pantauan media di lokasi menunjukkan, sejumlah warga juga masih melakukan pembersihan rumah dan toko di sepanjang Jalan Nasional Kalierang yang sempat tertutup lumpur. Banyak toko masih tutup karena pemiliknya fokus membersihkan sisa material banjir.

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah melalui Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardiyanto, S.E., menyampaikan apresiasi terhadap upaya anggota Bhabinkamtibmas dan masyarakat yang sigap membantu sesama.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Polri selalu siap hadir, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujar AKP Edi Mardiyanto.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem.

“Peristiwa banjir bandang ini menjadi pengingat penting agar warga selalu berhati-hati. Saat hujan deras dan air mulai naik, segera matikan listrik dan amankan diri. Pemerintah juga kami dorong untuk meningkatkan mitigasi bencana serta memperbaiki sistem drainase agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Kegiatan gotong royong ini berlangsung aman, tertib, dan penuh kekompakan antara aparat keamanan dan masyarakat, menjadi bukti nyata sinergi TNI, Polri, Pemerintah Desa, Warga dalam membangun kembali wilayah pasca bencana. Pungkasnya. ( Rizal Sismoro )