Murung Raya,SN.News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) meluncurkan serangkaian program unggulan tahun 2026, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor kerja dan perbaikan infrastruktur sebagai tulang punggung perkembangan ekonomi daerah.
Langkah strategis ini diharapkan memberikan dampak luas bagi masyarakat, antara lain meningkatkan kesempatan kerja dan kemudahan mobilitas antarwilayah.
Dalam acara peluncuran pelatihan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang Komplek Perkantoran Pemkab Mura, Rabu (1/4/2026). Kepala Disnakertrans Kabupaten Murung Raya, Hendra Hadikusuma, S.STP, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan lapangan kerja layak dan akses transportasi aman serta efisien.
“Kami telah menyusun berbagai langkah konkret mulai dari pelatihan keterampilan kerja berbasis kebutuhan industri lokal hingga renovasi jalan-jalan utama dan pengembangan sarana transportasi umum,” ujarnya.
Menurut Hendra, sektor ketenagakerjaan dan perhubungan tidak dapat dipisahkan. Dengan SDM kompeten dan infrastruktur memadai, potensi ekonomi daerah diharapkan tumbuh optimal dan memberikan manfaat merata.
Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, S.H., M.H., yang mewakili Bupati Heriyus, SE, menegaskan dukungan penuh Pemkab terhadap langkah Disnakertrans. Sebagai pemerintah daerah, pihaknya berkomitmen mendorong pembangunan berkelanjutan.
“Program pengembangan SDM dan perbaikan infrastruktur transportasi ini adalah bagian penting dari upaya kami meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing Kabupaten Murung Raya hingga tingkat provinsi dan nasional,” jelas Wakil Bupati.
Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat, dunia usaha, dan akademisi untuk berpartisipasi aktif mewujudkan tujuan bersama. “Bersama-sama kita bisa menciptakan Kabupaten Murung Raya yang lebih baik, maju, dan sejahtera,” tegasnya.
Kegiatan akan berjalan bertahap mulai bulan April ini dengan alokasi anggaran dari APBD tahun 2026. Tim kerja khusus juga telah dibentuk untuk memastikan pelaksanaan sesuai target.
Kepala Bidang Bina Penta (Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja) Ridwan Ilhami, S.E, menjelaskan bahwa bidangnya memiliki peran strategis dalam memperkuat sektor ketenagakerjaan daerah.
“Melalui pelayanan penempatan tenaga kerja, kami membantu masyarakat memperoleh akses informasi lowongan kerja, bursa kerja, serta penempatan baik di dalam maupun luar daerah sesuai kompetensi yang dimiliki,” ujar Hendra Hadikusuma.
Di sisi lain, program perluasan kesempatan kerja yang mencakup padat karya, tenaga kerja mandiri, wirausaha baru, dan penerapan teknologi tepat guna juga menjadi fokus utama. Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menegaskan pentingnya program ini bagi kemajuan daerah.
“Program perluasan kesempatan kerja sangat bermanfaat dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkapnya.
Bidang Bina Penta juga aktif membangun sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat dan produktif.
“Dengan koordinasi dan pembinaan berkelanjutan, penyerapan tenaga kerja menjadi lebih optimal dan peluang kerja semakin terbuka luas bagi seluruh lapisan masyarakat,” jelas Ridwan Ilhami.
Secara keseluruhan, kontribusi Bidang Bina Penta diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja produktif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
(M.Ilmi)
