DPRD Murung Raya Apresiasi Generasi Muda Katolik Peduli Lingkungan

Murung Raya-SN.News – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian generasi muda Katolik dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Temu Orang Muda Katolik (OMK) Dekenat Muara Teweh yang digelar di SMA Negeri 1 Tanah Siang, Jumat (4/7/2025).

Mengangkat tema “Orang Muda Katolik Cinta Ekologi”, kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai wilayah, termasuk Muara Teweh, Butong, Kandui, Puruk Cahu, Tanah Siang, dan Tanah Siang Selatan. Para peserta merupakan perwakilan dari komunitas OMK Paroki St. Theresia Lisieux Saripoi, Keuskupan Palangka Raya.

Kedatangan Dina Maulidah disambut dengan hangat melalui prosesi adat berupa pengalungan bunga dan potong pantan, yang mencerminkan penghormatan serta pelestarian budaya lokal.

Dalam sambutannya, Dina menyatakan bahwa semangat yang ditunjukkan para peserta menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap lingkungan hidup.

“Saya mengapresiasi tema yang diangkat, karena isu ekologi sangat relevan dengan kondisi saat ini. Merawat lingkungan adalah bentuk nyata kasih terhadap ciptaan Tuhan,” ujarnya.

Dina juga menegaskan pentingnya peran semua pihak, termasuk generasi muda dan tokoh agama, dalam menjaga keseimbangan alam. Ia menyebut keterlibatan orang muda dalam kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa nilai keimanan bisa diwujudkan melalui aksi sosial.

“Kami di DPRD Murung Raya mendukung penuh inisiatif seperti ini. Menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini adalah investasi besar bagi masa depan bumi,” tambah politisi perempuan tersebut.

Lebih lanjut, Dina melihat partisipasi aktif OMK sebagai cerminan bahwa generasi muda Katolik tidak hanya fokus pada kegiatan rohani, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu sosial dan ekologis.

“Mereka adalah harapan masa depan. Melalui semangat cinta lingkungan, mereka menunjukkan bahwa iman tidak hanya diwujudkan dalam doa, tetapi juga dalam tindakan nyata,” pungkasnya.

(M.Ilmi)