Dr.H.Agusriansyah Ridwan.SI.P.,M.Si. Gelar Diskusi Demokrasi Di Sangatta Utara, Soroti Desentralisasi Dan Partisipasi Publik

Sangatta~Suluhnusantara.News | Anggota DPRD Kaltim, Dr.H.Agusriansyah Ridwan.SI.P.,M.Si., menggelar diskusi Penguatan Demokrasi Daerah ke-3 yang berlangsung di Jalan Hidayatullah, Aula Kantor Desa Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, Sabtu (22/3/25).

Bertema “Dialog Rakyat ” Pengawasan Hasil Pembangunan. “ Acara menghadirkan dua narasumber, Ulfa Jamilatul Farida, dengan moderator Fikri Ghozali. Diskusi ini dihadiri berbagai elemen masyarakat yang ingin memahami lebih dalam mengenai pentingnya demokrasi di tingkat daerah Dalam sambutannya, H.Agusriansyah Ridwan menegaskan bahwa pemahaman masyarakat terhadap kebijakan desentralisasi sangat penting agar demokrasi berjalan efektif di tingkat lokal.

“Konsep desentralisasi dan otonomi daerah saling terkait dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik dan nilai pembagunan bagi masyarakat,” ujarnya.

Pengawasan nilai Pembagunan di Bontang, Kutai Timur, dan BerauDesentralisasi juga memungkinkan pemerintah daerah merumuskan kebijakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Otonomi daerah memberikan peluang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan di wilayahnya sendiri,” tambahnya.

Narasumber Ulfa Jamilatul dalam pemaparannya menyoroti bahwa partisipasi publik masih menjadi tantangan besar. Ia menilai banyak warga yang belum memahami hak dan peran mereka dalam sistem pemerintahan daerah.

“Kesadaran politik tidak tumbuh begitu saja. Perlu ada edukasi yang berkelanjutan dari pemerintah maupun komunitas Di era reformasi,Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pemerintahan Meningkatkan kualitas pelayanan publik Meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya H. Agusriansyah ridwan Gelar Sosialisasi Penguatan Demokrasi, Ajak Warga Pahami Hak dalam Pemilu Beberapa Tantangan dalam pelaksanaan Desentralisasi dan Otonomi Daerah, antara lain Kurangnya kemampuan dan sumber daya di pemerintah daerah Kurangnya partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan Musyawarah perencanaan Pembangunan, H. Agusriansyah Ridwan. Tekankan Pentingnya Pengawalan ProgramRisiko penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan. lokal,” katanya.

Lebih lanjut, H.Agusriansyah Ridwan menambahkan bahwa keberhasilan otonomi daerah sangat bergantung pada sejauh mana masyarakat aktif dalam proses politik dan pengambilan keputusan. Ia mengajak warga lebih kritis dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah agar benar-benar berpihak kepada rakyat.(Bambang)*