Jalan Poros Cinanas–Kali Jambe Rusak 15 Tahun, Pemerintah Diduga Tutup Mata

Brebes~Suluhnusantara.News | Kerusakan parah selama lebih dari 15 tahun pada jalan poros penghubung Cinanas–Kali Jambe, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, terus dikeluhkan warga. Jalan vital sepanjang 1 kilometer dengan lebar sekitar 3 meter ini hingga kini belum tersentuh perbaikan, seolah diabaikan pemerintah daerah.Kondisi jalan yang berlubang parah dan tanpa drainase membuat jalur ini berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan dan debu tebal saat kemarau.

Ironisnya, jalur ini merupakan satu-satunya akses utama bagi belasan pedukuhan di perbatasan Brebes–Cilacap.Kepala Desa Cinanas, Hensika Sindi Setiawan, menyebut jalan tersebut sebagai urat nadi desa.

Kerusakan berkepanjangan telah menghambat distribusi hasil pertanian warga dan berdampak langsung terhadap perekonomian desa.“Kalau hujan, jalan licin dan berbahaya. Sudah banyak pelajar tergelincir dan jatuh. Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan,” ujarnya, Rabu (30/7/2025).

Hensika menambahkan, perbaikan terakhir dilakukan pada 2013 dengan skala kecil. Selebihnya, tidak ada perhatian serius dari Pemkab Brebes maupun dinas terkait, meski pihak desa telah berulang kali mengajukan proposal pembangunan.

“Kami sudah ajukan permohonan berkali-kali. Kebutuhan anggaran sekitar Rp1 miliar, termasuk pembangunan drainase. Tapi belum juga ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ketiadaan drainase menjadi salah satu penyebab utama rusaknya badan jalan. Air hujan menggenang tanpa aliran pembuangan, menyebabkan kerusakan semakin cepat dan parah.

“Ini bukan hanya soal jalan rusak, tapi sudah jadi hambatan utama ekonomi dan ancaman keselamatan. Jangan tunggu ada korban jiwa dulu baru turun tangan,” tegasnya.

Dengan kondisi yang semakin memburuk dan membahayakan, Kepala Desa meminta Pemkab Brebes menjadikan pembangunan jalan poros Cinanas–Kali Jambe sebagai prioritas mendesak, terutama untuk wilayah perbatasan yang selama ini luput dari pemerataan pembangunan.” Pungkasnya. ( Rizal Sismoro)