Murung Raya,SN.News – Kehadiran kantor baru bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Murung Raya mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Mura, H. Johansyah. Ia berharap fasilitas yang lebih modern ini dapat menjadi pemicu peningkatan layanan dan profesionalisme.
Gedung baru yang terletak di kawasan perkantoran Pemerintah Daerah, Kota Puruk Cahu, diresmikan langsung oleh Bupati Murung Raya pada Kamis (31/7/2025). Dalam acara tersebut, Johansyah menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan kinerja dua instansi penting ini.
“Fasilitasnya sudah sangat memadai, tinggal bagaimana memanfaatkannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tapi jangan lupa, gedung ini juga harus dijaga dan dirawat dengan baik,” ujar Johansyah.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyoroti pentingnya kesadaran dalam merawat aset daerah. Ia menyayangkan jika infrastruktur yang sudah dibangun dengan anggaran besar tidak dirawat sebagaimana mestinya.
“Banyak gedung pemerintah yang awalnya bagus, tapi akhirnya terbengkalai karena kurang perhatian. Saya harap itu tidak terjadi di sini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Johansyah menekankan bahwa fasilitas baru ini seharusnya menjadi semangat baru bagi Satpol PP dan Damkar dalam menjalankan tugas mereka, mulai dari penegakan peraturan daerah hingga penanganan kebakaran dan kedaruratan lainnya.
“Jangan sampai punya kantor baru tapi semangatnya menurun. Justru harus jadi pemicu untuk bekerja lebih baik, lebih profesional, dan lebih dekat dengan masyarakat,” tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Johansyah juga didampingi oleh Wakil Ketua II DPRD, Likon.
Tak hanya fokus pada aspek fisik, Johansyah juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah di Murung Raya. Ia mengingatkan potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bahaya kebakaran di pemukiman.
“Kita harus sama-sama waspada. Jangan ada yang sembarangan membakar lahan atau membuang puntung rokok sembarangan. Saat kemarau, semua jadi lebih rawan,” pesannya menutup wawancara.
(M.Ilmi)
