
Murung Raya,SN.News – Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menggelar kegiatan shalat hajat, zikir, dan doa bersama dalam rangka pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH). Acara berlangsung khidmat di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Kota Puruk Cahu, Selasa malam (21/4/2026).
Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud doa bersama agar seluruh prosesi keberangkatan dan kepulangan jamaah berjalan dengan lancar, aman, dan diberkahi Allah SWT.
“Kegiatan ini dalam rangka memohon pertolongan Allah SWT agar perjalanan jamaah calon haji kita yang berjumlah 73 orang, sejak berangkat hingga datang kembali nanti berjalan dengan lancar dan selamat,” ujar Rahmanto.
Menurutnya, sesuai jadwal yang telah ditetapkan, keberangkatan JCH Kabupaten Murung Raya akan dilaksanakan pada tanggal 26 April mendatang. Pemerintah Daerah memastikan seluruh kebutuhan transportasi dan akomodasi telah disiapkan sepenuhnya demi kenyamanan para jamaah.
“Bahkan nanti, sesuai kebijakan kami bersama Bapak Bupati, Pemerintah Daerah akan memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1.000.000,- kepada masing-masing calon haji untuk keperluan di perjalanan,” tambahnya.
Perhatian maksimal Pemkab Murung Raya terhadap pelayanan haji ini merupakan bagian integral dari program pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya keagamaan. Setiap tahun, anggaran khusus selalu dialokasikan untuk memfasilitasi perjalanan jamaah menuju Embarkasi Banjarmasin.
“Termasuk pelayanan kesehatan dan pemberian vaksin, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan tidak memungut biaya sepeser pun dari jemaah. Perlu diketahui pula, fasilitasi ini merupakan sinergi seluruh jenjang pemerintahan, mulai dari Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten,” jelas Rahmanto.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Kabupaten Murung Raya Tahun 2026, Pirman Prihatin, menambahkan bahwa doa bersama ini juga bertujuan memohon kesehatan dan kekuatan fisik serta spiritual bagi para jamaah dalam menjalankan ibadah.
Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat sinergitas antara Pemerintah Daerah dengan Kantor Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik.
Dari total 73 orang jamaah, tercatat terdiri dari 26 orang laki-laki dan 47 orang perempuan. Seluruhnya telah dinyatakan layak setelah melewati dua tahap pemeriksaan kesehatan. Pemerintah Daerah juga akan melakukan pengawalan hingga jamaah tiba di lokasi embarkasi dengan aman.
“Alhamdulillah, tahun ini kita juga menurunkan satu orang Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) dari Dinas Kesehatan Murung Raya yang akan bertugas khusus mendampingi dan melayani jamaah selama di Tanah Suci,” tutup Pirman.
( M.Ilmi)
